HUAWEI WATCH FIT 5 Series datang ke Indonesia dengan dua pilihan yang sama-sama membawa fokus kuat ke kesehatan, olahraga, dan pemakaian harian. Di antara keduanya, varian Pro menjadi sorotan karena menawarkan fitur Diabetes Risk Study pertama di Indonesia.
Fitur tersebut dirancang untuk membantu menganalisis risiko diabetes melalui pembacaan perubahan aliran darah mikro. Huawei menyebut prosesnya memakai photoplethysmography atau PPG, lalu menggabungkan hasil pemantauan selama 3 hingga 14 hari dengan profil pengguna seperti usia, jenis kelamin, tinggi, dan berat badan.
Hasil analisis itu kemudian dibagi ke dalam tiga kategori, yaitu risiko rendah, sedang, atau tinggi. Dengan pendekatan ini, jam tangan pintar tidak hanya diposisikan sebagai alat pemantau aktivitas, tetapi juga sebagai perangkat pendukung pemantauan kesehatan preventif.
Pada varian Pro, Huawei juga menambahkan ECG, Pulse Wave Arrhythmia Analysis, pemantauan HRV, advanced sleep tracking, dan pemantauan kondisi emosional. Seluruhnya masuk ke dalam sistem Ultra Health monitoring yang ditujukan untuk membantu deteksi dini dan pengawasan kesehatan yang lebih menyeluruh.
Dibuat untuk aktivitas olahraga dan luar ruang
Selain fitur kesehatan, WATCH FIT 5 Series juga membawa lebih dari 100 mode olahraga. Pilihannya mencakup tenis, badminton, padel, lari, trail run, hingga bersepeda, sehingga perangkat ini menyasar pengguna dengan kebutuhan latihan yang beragam.
Untuk penggunaan di luar ruang, Huawei membekali seri ini dengan Sunflower Positioning System dan dual-band GPS 6 satelit. Kombinasi tersebut diklaim membantu pelacakan lokasi yang lebih presisi saat pengguna bergerak di luar ruangan.
HUAWEI WATCH FIT 5 Pro mendapat tambahan fitur Ultra-Sport. Di dalamnya ada golf dengan akses ke lebih dari 17.000 peta lapangan global, freediving hingga 40 meter, hiking, diving, dan offline maps.
Perbedaan layar dan bobot di model Basic dan Pro
Secara tampilan, kedua model ini punya karakter yang berbeda. HUAWEI WATCH FIT 5 Pro hadir dengan layar AMOLED 1,92 inci, kecerahan hingga 3.000 nits, bobot 30,4 gram, serta material titanium case dan sapphire glass.
HUAWEI WATCH FIT 5 Basic memakai layar AMOLED 1,82 inci dengan kecerahan hingga 2.500 nits. Bobotnya 27 gram, sehingga lebih ringan untuk penggunaan harian.
Keduanya mendukung customizable watch face agar tampilan bisa disesuaikan dengan gaya pengguna. Huawei juga menyediakan beberapa pilihan warna, dengan Basic tersedia dalam Silver, Purple, White, Black, dan Green, sedangkan Pro hadir dalam Orange, White, dan Black.
Baterai panjang, fungsi harian, dan kompatibilitas luas
Huawei mengklaim WATCH FIT 5 Series bisa bertahan hingga 10 hari dalam penggunaan normal. Untuk aktivitas yang lebih intens seperti trail run, baterainya disebut sanggup bertahan hingga 21 jam.
Di luar daya tahan baterai, perangkat ini mendukung Bluetooth calling, message notifications, dan penyimpanan hingga 64GB. Seri ini juga kompatibel dengan iOS dan Android, sehingga bisa dipakai lintas ekosistem.
Huawei turut menambahkan LinkAja QR Payment yang mendukung transaksi di merchant QRIS CPM. Kehadiran fitur ini membuat smartwatch tersebut tidak hanya relevan untuk kesehatan dan olahraga, tetapi juga untuk kebutuhan transaksi harian.
Harga dan ketersediaan di Indonesia
HUAWEI WATCH FIT 5 Series mulai tersedia pada 21 Mei 2026. Selama periode penjualan 21 Mei hingga 20 Juni 2026, HUAWEI WATCH FIT 5 dibanderol mulai Rp2.399.000, sedangkan HUAWEI WATCH FIT 5 Pro mulai Rp3.699.000.
Konsumen juga berkesempatan mendapatkan bonus senilai Rp699 ribu. Bonus itu terdiri dari HUAWEI FreeBuds SE 3, membership HUAWEI Health+, dan HUAWEI Watch Face VIP sesuai syarat dan ketentuan berlaku.
Produk ini dijual melalui HUAWEI Store, platform e-commerce, toko resmi Huawei, dan mitra ritel di Indonesia. Dengan kombinasi fitur kesehatan, olahraga, dan baterai panjang, seri ini diposisikan sebagai smartwatch untuk pengguna yang aktif sepanjang hari.
