Didier Deschamps menegaskan bahwa Prancis tidak akan mengalihkan perhatian dari lawan yang sesungguhnya saat menghadapi Maroko di perempat final Piala Dunia 2026. Ia menilai penunjukan Facundo Tello, wasit asal Argentina, bukan alasan untuk mengubah fokus timnya.
Dalam konferensi pers jelang laga pada Kamis, 9 Juli 2026, Deschamps menyampaikan bahwa timnya harus menerima keputusan FIFA tersebut. Ia juga menekankan kepercayaannya kepada perangkat pertandingan yang akan memimpin duel di Stadion Boston, Amerika Serikat.
“Kami harus menerima situasi ini. Saya percaya kepada wasit. Lawan kami adalah Maroko, bukan wasit,” ujar Didier Deschamps dalam konferensi pers.
Perangkat pertandingan asal Argentina
FIFA menunjuk lima ofisial asal Argentina untuk laga ini. Selain Facundo Tello sebagai wasit utama, ada Juan Pablo Belatti dan Gabriel Chade sebagai asisten wasit, Dario Herrera sebagai ofisial keempat, serta Cristian Navarro sebagai asisten wasit cadangan.
| Perangkat Pertandingan | Nama | Peran |
|---|---|---|
| Wasit utama | Facundo Tello | Memimpin pertandingan |
| Asisten wasit | Juan Pablo Belatti | Asisten wasit |
| Asisten wasit | Gabriel Chade | Asisten wasit |
| Ofisial keempat | Dario Herrera | Ofisial keempat |
| Asisten wasit cadangan | Cristian Navarro | Asisten wasit cadangan |
Penunjukan lima wasit tersebut ikut menyita perhatian karena kepemimpinan wasit di beberapa pertandingan Piala Dunia 2026 sebelumnya sempat dipersoalkan. Sorotan juga sempat muncul setelah laga Argentina melawan Mesir pada babak 16 besar.
Deschamps sendiri memilih tidak memperbesar isu itu. Baginya, partai melawan Maroko tetap harus dilihat sebagai pertandingan yang ditentukan oleh performa tim, bukan oleh perdebatan di luar lapangan.
Pelatih berusia 57 tahun itu juga menyinggung Francois Letexier, wasit asal Prancis yang memimpin laga Argentina melawan Mesir. Meski Letexier turut mendapat kritik, Deschamps menilai penampilan sang pengadil cukup baik.
“Saya berharap wasit kami nanti bisa memimpin pertandingan sebaik Tuan Letexier,” tutur Deschamps.
Duel Prancis kontra Maroko menjadi ulangan semifinal Piala Dunia 2022, ketika Les Bleus menang 2-0 untuk melaju ke final. Kini, Prancis datang dengan status salah satu kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026.
Performa Kylian Mbappe dan rekan-rekannya juga terbilang konsisten sejak fase grup. Prancis bahkan menjadi satu-satunya tim yang belum pernah dalam kondisi tertinggal di Piala Dunia 2026.
Source: bola.bisnis.com






