Desil 1-4 Dipasang Jadi Prioritas, Kemensos Mulai Cairkan Bansos Tahap 2 Dengan Data Baru

Author: Redaksi Android62

Pemerintah menempatkan desil 1 hingga 4 sebagai sasaran utama penyaluran bantuan sosial tahap 2 untuk alokasi April, Mei, dan Juni 2026. Kebijakan itu membuat pemeringkatan kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN menjadi dasar penting dalam menentukan siapa yang paling dulu menerima Program Keluarga Harapan dan Program Sembako.

Di skema baru ini, kelompok berdesil rendah mendapat perhatian paling besar. Sementara itu, desil 5 tetap masuk dalam perhatian pemerintah karena masih diakomodasi untuk kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan.

Pemutakhiran data dibuat lebih cepat

Kementerian Sosial menyesuaikan cara kerja data agar penyaluran bantuan tidak tertinggal dari kondisi terbaru di lapangan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa pemutakhiran DTSEN kini dilakukan setiap tanggal 10.

Sebelumnya, pembaruan data berjalan pada tanggal 20 di tiap triwulan. Perubahan jadwal ini dipakai supaya hasil pemutakhiran bisa langsung menjadi pedoman penyaluran bansos setiap bulan.

Langkah tersebut juga diselaraskan bersama Badan Pusat Statistik. Pemerintah ingin intervensi perlindungan sosial tetap tepat waktu sekaligus tepat sasaran.

Desil jadi penentu prioritas penerima

Dalam DTSEN, masyarakat dikelompokkan ke dalam 10 klaster desil berdasarkan kondisi ekonomi. Penilaiannya memakai indikator sosial ekonomi yang spesifik dan terukur.

Variabel yang digunakan mencakup jenis pekerjaan, tingkat pendidikan, kualitas tempat tinggal, kapasitas daya listrik rumah tangga, hingga kepemilikan aset produktif. Dari hasil pemeringkatan itu, desil 1 sampai 4 ditetapkan sebagai prioritas utama penerima dana PKH dan Program Sembako.

Dengan pola ini, bantuan diarahkan lebih dulu kepada keluarga yang masuk lapisan ekonomi paling rendah. Pemerintah menempatkan basis data tersebut sebagai acuan utama untuk menyalurkan bansos pada triwulan kedua.

Saluran pencairan dan capaian awal

Penyaluran bantuan untuk periode April, Mei, dan Juni 2026 ditargetkan berlangsung melalui jaringan bank Himbara dan PT Pos Indonesia. Dua jalur itu dipakai agar distribusi bantuan menjangkau penerima secara lebih luas dan teratur.

Dari sisi realisasi, catatan triwulan I 2026 menunjukkan serapan penyaluran PKH dan Program Sembako sudah berada di atas 96 persen. Angka itu menjadi tanda bahwa mekanisme penyaluran sebelumnya berjalan cukup tinggi sebelum masuk ke fase penyesuaian berbasis data terbaru.

Pengecekan status bisa dilakukan mandiri

Warga yang terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat kini tidak perlu menunggu informasi manual untuk mengetahui status bantuan. Cek kepesertaan PKH dan Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai bisa dilakukan secara daring melalui kanal resmi Kemensos.

Pengecekan tersedia di cekbansos.kemensos.go.id dengan memasukkan 16 digit NIK pada KTP elektronik dan melengkapi kode verifikasi. Setelah tombol “Cari Data” ditekan, sistem akan menampilkan informasi penerima dan status pencairan yang dicari.

Platform berbasis DTSEN itu juga menampilkan tingkatan desil kesejahteraan setiap keluarga. Fitur ini membuat masyarakat bisa melihat posisi datanya sekaligus memahami alasan sebuah keluarga masuk dalam prioritas penyaluran bantuan.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru