DeX dan 25W Charging Bikin Galaxy Tab A11 Plus Terasa Naik Kelas

Author: Redaksi Android62

Galaxy Tab A11 Plus membawa kejutan yang jarang muncul di tablet kelas Rp3 jutaan. Samsung menyematkan Samsung DeX, fitur yang biasanya lebih identik dengan perangkat kerja yang lebih mahal.

Lewat dukungan itu, tablet ini bisa menampilkan antarmuka seperti desktop dengan taskbar di bagian bawah. Di One UI 8.5 berbasis Android 16, aplikasi juga dapat diatur dalam jendela yang bisa diminimalkan atau ditumpuk.

Performa dan penyimpanan ikut ikut ditingkatkan

Samsung tidak hanya mengandalkan fitur produktivitas, tetapi juga menaikkan bekal dasar perangkat. Galaxy Tab A11 Plus hadir dengan RAM 6 GB dan memori internal 128 GB, jauh lebih lega dibanding pendahulunya yang masih 4 GB dan 64 GB.

Untuk pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar, tersedia pula varian RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB. Pada varian tertinggi, Samsung juga menyediakan konektivitas 5G.

Jika kapasitas itu masih belum cukup, slot microSD tetap tersedia. Dukungan ekspansinya mencapai 2 TB, sehingga tablet ini masih memberi ruang untuk dokumen kerja, materi belajar, dan file hiburan.

Multitasking dibuat lebih masuk akal untuk kebutuhan harian

Dengan RAM 6 GB, aktivitas seperti menonton YouTube, mengetik dokumen, dan membuka Chrome secara bersamaan disebut dapat berjalan lancar. Kombinasi tersebut membuat Galaxy Tab A11 Plus lebih relevan untuk sekolah, kuliah, maupun kerja ringan.

Pendekatan ini memperlihatkan bahwa Samsung ingin membawa pengalaman yang lebih dekat ke perangkat kerja, tanpa meninggalkan posisi tablet murah. Di kelas harga Rp3 jutaan, kehadiran DeX menjadi pembeda yang sulit ditandingi oleh banyak pesaing.

Pengisian daya juga naik jauh lebih cepat

Di sektor daya, Samsung memberi peningkatan penting melalui 25W Super Fast Charging. Baterai Galaxy Tab A11 Plus diklaim mampu bertahan hingga 8 jam Screen-on Time untuk penggunaan berat seperti menonton video, bekerja, dan gaming ringan.

Untuk pengisian, perangkat ini disebut bisa mencapai 42% dalam 40 menit dan penuh sekitar 1 jam 20 menit. Waktu itu jauh lebih singkat dibanding pendahulunya yang membutuhkan kurang lebih 2,5 jam untuk terisi penuh.

Masih ada batasan yang perlu dicatat

Di balik sejumlah peningkatan itu, Galaxy Tab A11 Plus tetap menyimpan kompromi. Tablet ini belum mendukung S Pen resmi bawaan Samsung, sehingga pengguna yang ingin menulis atau menggambar masih harus mengandalkan stylus universal pihak ketiga.

Namun, penggunaan stylus tersebut belum didukung palm rejection. Selain itu, sektor kamera dan absennya pin magnetik untuk keyboard fisik tampak ikut membantu Samsung menjaga biaya produksi tetap rendah.

Dengan harga sekitar 250 USD atau kurang lebih Rp3,9 jutaan, Galaxy Tab A11 Plus menawarkan kombinasi yang cukup agresif untuk kelas entry-level. Perpaduan DeX, RAM yang lebih besar, penyimpanan lebih lega, dan pengisian cepat membuatnya menonjol di tengah pasar tablet murah yang biasanya serba dipangkas.

Berita Terbaru