DFSK E5 Plus Buka Kartu di Hong Kong, Jarak Tempuhnya Tembus 1.200 Km

DFSK E5 Plus akhirnya menampilkan wajah teknis yang lebih jelas setelah debut global versi setir kanan di Asia World Expo, Hong Kong. Sorotan utamanya ada pada kombinasi plug-in hybrid yang menjanjikan efisiensi tinggi sekaligus jarak tempuh total lebih dari 1.200 km.

Model ini diposisikan sebagai SUV keluarga berbasis Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV. Dengan pendekatan tersebut, DFSK ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih dekat ke mobil listrik, tetapi tetap menjaga fleksibilitas mesin bensin untuk perjalanan jarak jauh.

Tenaga Gabungan 218 PS dan Akselerasi 8,04 Detik

Di Hong Kong, E5 Plus mengandalkan mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated yang dipasangkan dengan motor elektrik sebagai penggerak utama. Output gabungan sistemnya mencapai 160 kW atau sekitar 218 PS, dengan torsi puncak 330 Nm.

Karakter tenaganya dibuat mengalir dan responsif, dengan klaim akselerasi 0-100 km/jam selesai dalam 8,04 detik. Kecepatan puncaknya dibatasi hingga 180 km/jam, sehingga arah pengembangannya terlihat lebih menonjolkan efisiensi daripada performa murni.

Baterai 25 kWh, Isi Daya Cepat, dan Klaim Irit

Sumber energi listriknya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate atau LFP berkapasitas 25 kWh. Dalam mode EV murni, mobil ini diklaim mampu menempuh 135 km berdasarkan siklus CLTC.

Ketika baterai dan tangki bensin digunakan bersama, DFSK menyebut daya jelajah totalnya bisa melampaui 1.200 km. Konsumsi bahan bakar gabungan menurut metode WLTC juga disebut sangat efisien, yakni 1,39 liter per 100 km atau setara sekitar 72 km/liter.

Untuk pengisian daya, E5 Plus sudah mendukung fast charging DC. Pengisian dari 30 persen ke 80 persen diklaim memakan waktu sekitar 28 menit, sementara pengisian AC normal dari 20 persen ke 90 persen berada di kisaran tiga sampai empat jam.

Dimensi Besar, Kabin Jadi Nilai Jual

Dari sisi tampilan, E5 Plus tidak mengejar kesan agresif. Wajahnya dibuat sederhana dan modern dengan area depan yang minim grille seperti mobil listrik murni, sedangkan bukaan udara utama hanya tersisa di bagian bawah bumper untuk kebutuhan pendinginan.

Dimensi bodinya cukup besar untuk sebuah SUV keluarga. Panjangnya 4.760 mm, lebarnya 1.865 mm, tingginya 1.710 mm, dan wheelbase mencapai 2.785 mm.

Proporsi tersebut memberi ruang kabin yang potensial menjadi daya tarik utama. Dalam kelas ini, lapang kabin biasanya sangat penting bagi keluarga yang membutuhkan kenyamanan penumpang sekaligus ruang barang.

Versi Indonesia Disiapkan Berbeda

Untuk pasar Hong Kong, DFSK menawarkan konfigurasi 5, 6, dan 7 penumpang. Namun, unit yang disiapkan untuk Indonesia kemungkinan besar memakai format tiga baris tujuh penumpang dengan captain seat di baris tengah.

Skema itu dinilai lebih cocok untuk kebutuhan keluarga di Indonesia karena akses ke baris ketiga lebih praktis. Saat semua bangku belakang dilipat rata, ruang kargo maksimal diklaim mencapai 1.694 liter.

Meski begitu, spesifikasi final untuk pasar domestik masih bisa berubah. DFSK masih menyesuaikan kebutuhan konsumen dan strategi harga sebelum membuka banderol resmi.

Langkah Awal Ekspansi Global DFSK

DFSK menempatkan E5 Plus sebagai salah satu langkah awal pembaruan lini produknya. Presiden DFSK Hong Kong, Amy Gong, menyebut perusahaan akan memperkuat teknologi, memperluas portofolio, dan mempercepat ekspansi global dengan pendekatan yang lebih lokal.

Di Indonesia, model ini berpotensi masuk ke segmen SUV keluarga PHEV yang kini semakin ramai oleh pabrikan Tiongkok. Jika harganya nanti dibuat kompetitif, E5 Plus bisa menjadi penantang baru yang cukup serius di kelasnya.

Source: www.zigwheels.co.id

Berita Terkait