Di Atas Malaysia, Thailand, dan Singapura, Harga Pertamax Turbo Tembus Rp 19.400 per Liter

Author: Redaksi Android62

Singapura masih menjadi pembanding paling mahal untuk bensin beroktan tinggi di Asia Tenggara. Berdasarkan laman resmi Caltex SG, harga bensin RON 98 di negara itu mencapai SG$ 4,11 atau Rp 55.464 per liter.

Di bawahnya, Thailand juga masih berada jauh di atas Indonesia. Di sana, bensin RON 98 dijual mulai 65,3 baht atau sekitar Rp 34.845 per liter, sehingga harga Pertamax Turbo di dalam negeri masih terlihat lebih rendah meski baru saja naik cukup besar.

Kenaikan harga Pertamax Turbo menjadi Rp 19.400 per liter memang langsung menarik perhatian. Selisih Rp 6.300 per liter dibanding bulan lalu terasa signifikan, terutama bagi konsumen yang mengikuti pergerakan harga BBM non-subsidi.

Namun, lonjakan tersebut belum membuat Indonesia berada di posisi teratas dalam perbandingan regional. Pada kelompok BBM beroktan tinggi di Asia Tenggara, harga di dalam negeri masih berada di bawah Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Posisi Indonesia di antara negara tetangga

Malaysia menjadi salah satu acuan yang menarik dalam perbandingan ini. Negara tersebut tidak menjual RON 98, tetapi menyediakan RON 97 dengan harga 5,15 ringgit atau sekitar Rp 22.332 per liter.

Angka itu masih lebih tinggi dibanding Pertamax Turbo yang kini dijual Rp 19.400 per liter di SPBU Pertamina. Artinya, meski harga di Indonesia mengalami kenaikan tajam, levelnya tetap belum melampaui harga bahan bakar beroktan tinggi di Malaysia.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa harga BBM kelas atas di kawasan tidak bergerak serempak. Setiap negara memiliki struktur harga yang berbeda, sehingga kenaikan di satu negara tidak otomatis menempatkannya sebagai yang paling mahal.

Filipina memberi gambaran berbeda

Filipina juga menarik untuk dilihat karena negara itu tidak menjual RON 98. Sebagai gantinya, pasar di sana menyediakan RON 100 dengan harga 67,9 peso atau Rp 19.492 per liter.

Harga tersebut membuat RON 100 di Filipina hampir sebanding dengan Pertamax Turbo setelah kenaikan. Situasi ini menunjukkan bahwa angka oktan yang lebih tinggi tidak selalu berarti harga yang jauh lebih mahal dalam setiap pasar.

Perbandingan dengan Filipina juga memperlihatkan bahwa harga BBM di kawasan tidak hanya ditentukan oleh kadar oktan. Ada pola pasar yang berbeda-beda, dan hasil akhirnya bisa membuat produk dengan spesifikasi lebih tinggi tetap berada di kisaran harga yang mirip.

Daftar harga BBM Pertamina yang berlaku

Selain Pertamax Turbo, Pertamina juga menetapkan harga beberapa BBM lain yang berlaku saat ini. Susunan harga ini memperlihatkan jarak yang cukup lebar antara produk subsidi dan non-subsidi.

Berikut daftar harga BBM Pertamina yang tercantum dalam referensi:

  1. Pertalite: Rp 10.000 per liter
  2. Solar: Rp 6.800 per liter
  3. Pertamax: Rp 12.300 per liter
  4. Pertamax Green: Rp 12.900 per liter
  5. Pertamax Turbo: Rp 19.400 per liter
  6. Dexlite: Rp 23.600 per liter
  7. Pertamina Dex: Rp 23.900 per liter

Di antara daftar tersebut, Pertamax Turbo menjadi sorotan karena lonjakan harganya paling terasa. Selisih dengan Pertamax dan Pertamax Green juga cukup lebar, sehingga perubahannya langsung menonjol di tengah pilihan BBM non-subsidi lainnya.

Kenaikan Pertamax Turbo memang memicu perhatian konsumen, tetapi posisi harganya dalam perbandingan ASEAN masih belum menembus level Singapura dan Thailand. Jika dilihat dari data yang ada, harga RON tinggi di Indonesia masih berada di kelas menengah kawasan meski kenaikannya cukup tajam di pasar domestik.

Source: oto.detik.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru