Di Cannes, Javier Bardem Tetap Bela Palestina Meski Tahu Ada Risiko Konsekuensinya

Author: Redaksi Android62

Javier Bardem kembali menegaskan sikap pro-Palestina di Festival Film Cannes, dan pernyataannya memicu perhatian karena ia melihat suasana di industri film mulai bergeser. Aktor pemenang Oscar itu menilai upaya membatasi suara-suara yang mendukung Palestina kini makin sulit dipertahankan.

Di tengah sorotan itu, Bardem tidak menunjukkan tanda akan mundur. Ia justru menyebut rasa takut memang ada, tetapi tetap tidak berniat berhenti bicara meski sadar ada konsekuensi yang bisa mengikuti sikapnya.

Bardem hadir di Cannes untuk mempromosikan film terbarunya, The Beloved. Dalam panel diskusi pada Minggu, 17/5, waktu setempat, ia ditanya soal kekhawatiran menghadapi dampak dari kritiknya terhadap perang di Gaza.

Menjawab pertanyaan itu, Bardem mengakui adanya rasa cemas. Namun ia menegaskan dukungannya kepada Palestina tetap harus disampaikan, sekalipun ada risiko yang perlu ditanggung.

“Rasa takut itu memang ada, memang benar, tapi kita harus tetap melakukannya meskipun ada sedikit rasa cemas atau takut… Hal ini tentu saja memiliki konsekuensi, dan aku siap untuk menanggungnya,” ujarnya, seperti dikutip dari Variety.

Pernyataan tersebut sejalan dengan sikap yang sudah ia tunjukkan sebelumnya di berbagai kesempatan. Bardem juga pernah memakai panggung Oscar untuk menyerukan “no to war and free Palestine” atau “tidak untuk perang dan bebaskan Palestina.”

Melihat tanda perubahan di Hollywood

Bagi Bardem, gelombang dukungan yang ia terima setelah bertahun-tahun menyerukan gencatan senjata di Gaza menjadi sinyal penting. Ia mengatakan kini kembali menerima banyak tawaran kerja dari Amerika Serikat, Eropa, Amerika Selatan, hingga Spanyol.

Dari situ, ia membaca adanya perubahan iklim di dunia perfilman. Bardem menyebut kondisi itu membuatnya berpikir bahwa ruang untuk bersuara kini tidak sesempit sebelumnya.

Ia juga mengaitkan perubahan tersebut dengan generasi muda yang lebih cepat menyerap isu global lewat media sosial. Menurutnya, kesadaran publik yang makin luas ikut membuat upaya pembungkaman terhadap suara pro-Palestina tidak lagi mudah dilakukan.

Bersama jaringan pekerja film pro-Palestina

Sikap Bardem bukan langkah tunggal. Ia termasuk salah satu figur Hollywood yang paling tegas menolak okupasi Israel di Palestina dan tergabung dalam kelompok Film Workers for Palestine.

Kelompok itu juga berisi Olivia Colman, Mark Ruffalo, Tilda Swinton, dan Ayo Edebiri. Mereka berkomitmen untuk tidak bekerja sama dengan lembaga-lembaga Israel di tengah konflik di Gaza.

Bagi Bardem, langkah kolektif seperti ini memperlihatkan bahwa dukungan terhadap Palestina mendapat ruang yang lebih besar di industri hiburan internasional. Ia juga menyebut genosida di Gaza sebagai fakta yang, menurut pandangannya, tidak bisa dibantah.

Di saat sebagian pelaku industri masih menimbang risiko untuk berbicara, Bardem memilih tetap vokal. Kehadirannya di Cannes menambah daftar suara dari kalangan hiburan yang semakin terbuka membahas perang di Gaza.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru