Honor kembali mencuri perhatian lewat strategi promosi yang jarang dilakukan merek ponsel lain. Dalam aksi yang berlangsung di Hong Kong, perusahaan itu memajang Honor 600 Pro dari atas truk hitam yang berhenti tepat di depan Apple Store di kawasan Canton Road.
Lokasi tersebut membuat kampanye Honor langsung terlihat mencolok bagi pejalan kaki maupun pengunjung sekitar. Terlebih, warna jingga pada Honor 600 Pro sekilas mengingatkan pada salah satu warna iPhone 17 Pro, sehingga perbandingan dengan lini ponsel premium Apple sulit dihindari.
Pesan sindiran yang sengaja ditampilkan
Aksi itu bukan hanya soal memamerkan perangkat baru di ruang publik. Pada bodi truk, Honor menuliskan kalimat, “It’s our HONOR, able to compare oranges to oranges”, yang terasa dirancang untuk menantang Apple secara simbolik tanpa menyebut nama rivalnya secara langsung.
Permainan katanya cukup jelas. Kata “oranges” mengacu pada warna jingga yang digunakan perangkat, sementara frasa tersebut juga membawa arti ajakan membandingkan dua hal yang setara.
Di sisi lain, kata “Honor” sendiri bisa dibaca sebagai “kehormatan”, sehingga pesan yang dibawa truk promosi itu memberi kesan percaya diri. Dengan cara itu, Honor seolah ingin menunjukkan bahwa produknya layak disejajarkan dengan perangkat Apple, bukan sekadar menjadi alternatif di pasar premium.
Kemiripan desain yang langsung terlihat
Perbincangan soal Honor 600 Pro semakin ramai karena tampilan belakangnya memang punya kemiripan visual dengan iPhone 17 Pro. Modul kameranya dibuat memanjang secara horizontal, lalu susunan kameranya memakai pola zig-zag yang tetap memberi pembeda dari desain Apple.
Meski begitu, Honor tidak menyalin tampilannya secara utuh. Salah satu modul kamera di bodi belakang dibuat menyerupai bentuk pil, sehingga identitas desain Honor masih tetap terlihat.
Honor 600 versi reguler juga mengambil pendekatan yang berbeda. Model ini hanya membawa dua kamera belakang yang disusun vertikal, lalu dilengkapi satu lampu kilat sebagai pelengkap.
Kamera menjadi nilai jual utama
Di balik perhatian pada desain, seri Honor 600 tetap membawa spesifikasi kamera yang menonjol. Kamera utama 200 MP hadir dengan sensor berukuran 1/1,4 inci dan diposisikan sebagai daya tarik utama untuk kedua model.
Pada Honor 600 Pro, kamera utama itu dipadukan dengan kamera ultrawide 12 MP, kamera telefoto periskop 50 MP dengan zoom optik 3,5x, serta kamera depan 50 MP. Sementara itu, Honor 600 reguler tetap memakai kamera utama yang sama, tetapi kamera pendampingnya menggunakan ultrawide 12 MP dengan sudut pandang 112 derajat, dan kamera depan yang dibuat serupa dengan model Pro.
Honor memang belum membuka semua detail soal layar, tetapi perusahaan memastikan kedua perangkat membawa tingkat kecerahan 8.000 nits. Klaim ini ditujukan agar layar tetap nyaman dilihat saat dipakai di luar ruangan atau di bawah sinar matahari langsung.
Daya pacu dan baterai ikut disorot
Untuk dapur pacunya, Honor 600 mengandalkan Snapdragon 7 Gen 4 yang disebut menawarkan peningkatan CPU 27 persen lebih cepat. Sementara Honor 600 Pro memakai Snapdragon 8 Elite dengan peningkatan CPU multi-inti 40 persen lebih cepat.
Keduanya sama-sama dibekali baterai 8.000mAh. Pengisian dayanya mendukung fast charging 80 watt melalui kabel, 50 watt secara nirkabel, dan 27 watt reverse charging.
Dengan kombinasi desain yang sengaja dibuat memancing perbandingan dan lokasi promosi yang dipilih secara simbolik, Honor kembali menunjukkan pola pemasaran yang agresif. Menurut laporan Huawei Central yang dihimpun KompasTekno, Honor memang kerap memakai kampanye unik saat menyiapkan peluncuran ponsel barunya, dan seri Honor 600 menjadi contoh terbaru dari pendekatan tersebut.
