Di Guangzhou, Toyota Dan Honda Menyatu Dalam Ekosistem GAC Namun Tetap Berbeda Teknologi

Author: Redaksi Android62

Di Guangzhou, kerja sama antara GAC dengan Toyota dan Honda memperlihatkan satu hal penting: mobil Jepang yang dipasarkan di China tidak sepenuhnya berdiri sendiri, melainkan masuk ke dalam ekosistem produksi GAC. Di GAC Technology Museum, Toyota dan Honda tampil berdampingan dengan dominasi merek China GAC AION, sehingga kesan yang muncul bukan sekadar pameran mobil, melainkan gambaran tentang bagaimana rantai produksi di China bekerja.

Meski sama-sama hadir dalam lingkungan kerja sama yang erat, Toyota dan Honda tetap membawa teknologi yang berbeda sesuai identitas masing-masing. Product Planning and Strategy GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, menjelaskan bahwa kedekatan produksi itu tidak membuat semua model memakai sistem teknis yang sama, karena pengembangan tetap berjalan terpisah berdasarkan brand dan platform yang digunakan.

Kolaborasi yang terlihat di jalan dan museum

Hubungan GAC dengan Toyota dan Honda bukan hanya terlihat di ruang pamer. Iqbal menyebut logo GAC kerap hadir berdampingan dengan Toyota dan Honda di jalan-jalan China, yang menunjukkan kuatnya peran GAC dalam proses perakitan kendaraan tersebut.

Namun, kedekatan itu tidak berarti seluruh mobil hasil kerja sama mengusung teknologi yang seragam. Mobil yang lahir dari ekosistem atau pabrik yang sama tetap bisa memiliki karakter teknis berbeda, karena platform menjadi penentu arah pengembangan masing-masing model.

Platform menentukan karakter teknologi

Contoh yang paling jelas ada pada Toyota bZ3X. Model ini disebut menggunakan platform yang sama dengan AION V, sehingga teknologi dasarnya mengikuti milik GAC.

Sebaliknya, ketika sebuah model memakai platform milik Toyota sendiri, sistem teknisnya tetap mengacu pada Toyota. Camry disebut sebagai salah satu contoh yang masih berada di atas platform dan teknologi Toyota.

Pola serupa juga berlaku pada Honda Accord. Model itu disebut memakai platform dari Honda, sehingga identitas teknisnya tidak otomatis berubah meski diproduksi dalam ekosistem kerja sama di China.

Museum GAC menonjolkan arah pengembangan teknologi

GAC Technology Museum tidak hanya memajang mobil kolaborasi, tetapi juga menunjukkan arah pengembangan teknologi perusahaan. Urutan pamerannya dimulai dari baterai, lalu berlanjut ke lini produk utama dan ekosistem kendaraan cerdas yang dikembangkan GAC.

Salah satu sorotan utamanya adalah Magazine Battery Technology. Teknologi ini dirancang untuk meningkatkan keselamatan baterai kendaraan listrik melalui struktur tahan panas, sistem pendingin canggih, dan pemantauan real-time lewat Battery Management System atau BMS.

GAC juga menghadirkan versi Magazine Battery Technology 2.0. Pada versi ini, perusahaan membawa peningkatan stabilitas material, sistem pendinginan berlapis, dan fitur self fire-extinguishing untuk menekan risiko thermal runaway.

Fokus pada kendaraan cerdas dan elektrifikasi

Selain baterai, GAC memperkenalkan ADiGO sebagai ekosistem pintar. Di dalamnya ada ADiGO PILOT yang memuat teknologi autonomous driving, termasuk robotaxi, dan juga fitur intelligent parking seperti AVP serta HPA.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa GAC tidak hanya bergerak sebagai produsen mobil, tetapi juga sebagai pengembang sistem mobilitas cerdas. Hubungan antara perangkat lunak, produk, dan teknologi pendukung menjadi bagian penting dari strategi perusahaan.

Pabrik yang mendukung produksi berbagai tipe kendaraan

Kemampuan produksi GAC juga terlihat dari kunjungan ke GAC Trumpchi Factory. Pabrik ini mampu memproduksi kendaraan berbasis ICE, HEV, dan PHEV dengan sistem manufaktur terintegrasi dan otomatisasi tinggi.

Pada lini produksinya, stamping berjalan dengan otomatisasi, sementara pengelasan memakai machine vision dan adaptive system. Proses pengecatan dan perakitan juga dibuat fleksibel agar dapat mendukung beragam jenis kendaraan.

GAC turut menampilkan pengembangan powertrain hybrid dengan sistem dual-motor multi-gear. Teknologi ini disebut menjadi salah satu keunggulan elektrifikasi GAC dalam pengembangan kendaraan ramah lingkungan.

Di sisi lain, GAC AION Factory memperlihatkan kemampuan produksi mobil listrik melalui smart manufacturing. Pabrik ini juga menampilkan pengembangan teknologi baterai masa depan, termasuk solid-state battery yang diklaim punya potensi meningkatkan keamanan dan kepadatan energi.

Seluruh tampilan di museum dan pabrik itu memperlihatkan bagaimana GAC membangun ekosistem otomotif yang terintegrasi. Dalam konteks itu, kerja sama dengan Toyota dan Honda bergerak dalam satu lingkungan produksi, tetapi tetap menjaga perbedaan teknologi tiap merek sesuai platform dan arah pengembangannya, termasuk melalui pendekatan In Local, For Local yang juga diarahkan untuk pasar seperti Indonesia.

Source: oto.detik.com
Berita Terbaru