Jejak Xiaomi 17T mulai terlihat lebih jelas setelah perangkat ini muncul di Geekbench AI dengan nomor model 2602DPT53G. Hasil pengujian tersebut memberi gambaran awal tentang chipset, kapasitas RAM, dan sistem operasi yang kemungkinan dibawa ponsel ini sebelum peluncuran resminya.
Dari data yang terbaca, perangkat itu mencantumkan RAM 11,09GB yang secara pemasaran hampir pasti akan diposisikan sebagai 12GB. Di sisi perangkat lunak, Xiaomi 17T tercatat menjalankan Android 16, dan ada dugaan perangkat ini juga akan dipadukan dengan HyperOS 3.
Chipset yang mulai mengerucut
Listing Geekbench AI juga menampilkan konfigurasi prosesor yang terdiri dari satu inti utama 3,40GHz, tiga inti performa 3,20GHz, dan empat inti efisiensi 2,20GHz. Pengolah grafis yang terdeteksi adalah Mali-G720 MC8, sehingga dugaan kuat mengarah ke MediaTek Dimensity 8500.
Tipster Abhishek Yadav ikut menyorot hasil tersebut dan menyebut varian global Xiaomi 17T memang akan memakai Dimensity 8500. Jika identifikasi ini akurat, Xiaomi 17T akan masuk ke kelompok ponsel sub-flagship yang menonjolkan tenaga besar tanpa harus berada di kelas flagship utama.
Posisi Xiaomi 17T di kelas sub-flagship
Arah itu sejalan dengan karakter lini T Xiaomi yang biasanya tidak hanya mengejar angka performa, tetapi juga menawarkan paket fitur yang tetap kompetitif. Dengan chipset yang disebut ditujukan untuk kelas sub-flagship, Xiaomi 17T tampak disiapkan untuk menangani multitasking, bermain gim, dan tugas berbasis AI dengan lebih leluasa.
Dimensity 8500 sendiri juga disebut digunakan pada sejumlah perangkat lain, termasuk Oppo K15 Pro, iQOO Z11 5G, dan Motorola Edge 70 Pro. Kehadiran chip yang sama di beberapa model lain memberi konteks bahwa Xiaomi 17T akan bermain di segmen yang sangat menuntut performa stabil.
Skor benchmark memberi gambaran awal
Selain spesifikasi inti, Geekbench AI turut mencatat hasil pengujian perangkat. Xiaomi 17T meraih 777 poin pada uji single precision, 858 poin pada uji half precision, dan 1.160 poin pada pengujian quantised di Geekbench AI 1.7.0 untuk Android AArch64 berbasis CPU.
Angka tersebut belum bisa dijadikan acuan akhir untuk performa versi ritel. Meski begitu, hasilnya tetap membantu membaca arah pengembangan perangkat, terutama pada kemampuan komputasi AI dan efisiensi pemrosesan yang kini makin sering menjadi sorotan.
Varian Pro dan jejak sertifikasi
Xiaomi disebut tidak hanya menyiapkan model reguler, tetapi juga Xiaomi 17T Pro. Detail teknis varian Pro belum diungkap dalam referensi, namun keberadaannya ikut diperkuat lewat jejak sertifikasi yang sudah muncul lebih dulu.
Seri ini sebelumnya juga tercatat di sejumlah platform seperti IMDA dan NBTC. Dalam dunia ponsel, kemunculan di lembaga sertifikasi biasanya menandakan perangkat sudah melewati tahap pengujian dan bergerak makin dekat ke peluncuran.
Sinyal menuju peluncuran makin kuat
Laporan yang beredar sebelumnya juga mengarah pada debut seri Xiaomi 17T dalam waktu dekat. Ada bocoran yang menyebut peluncuran di India bisa terjadi menjelang akhir April atau awal Mei, meski Xiaomi belum memberikan konfirmasi resmi soal jadwal maupun pasar yang dituju.
Dengan munculnya nomor model 2602DPT53G di Geekbench AI, Xiaomi 17T kini terlihat semakin siap menuju pengumuman. Jika bocoran yang beredar tepat, perangkat ini akan membawa Dimensity 8500, RAM 12GB, Android 16, serta kemampuan AI yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.
Source: www.gadgets360.com






