Flamengo memulai leg pertama babak kelima Copa do Brasil dengan pendekatan yang menonjolkan kekuatan lini depan. Di Stadion Maracanã, tim tuan rumah langsung menurunkan Pedro dan Bruno Henrique sebagai starter bersama, sebuah kombinasi yang untuk pertama kalinya dipasang sejak menit awal.
Pilihan itu membuat Flamengo terlihat ingin mengambil kendali sejak awal pertandingan lewat variasi serangan dan ancaman di kotak penalti. Dengan status bermain di kandang, tekanan pun mengarah pada Vitória yang datang membawa kondisi skuad yang tidak ideal akibat badai cedera.
Duet baru di depan, rotasi tetap dijaga
Susunan yang digunakan Flamengo menunjukkan keinginan untuk tetap agresif tanpa kehilangan keseimbangan tim. Leonardo Jardim tetap melakukan rotasi agar skuadnya segar di tengah jadwal yang padat, sekaligus memberi kesempatan pada beberapa nama untuk tampil sejak awal.
Rossi berdiri di bawah mistar, sementara Emerson Royal, Danilo, Léo Ortiz, dan Ayrton Lucas mengisi barisan belakang. Di lini tengah, Evertton Araújo, De la Cruz, dan Luiz Araújo dipasang sejak awal untuk menjaga alur permainan dan mendukung transisi serangan.
Di sektor depan, Flamengo menempatkan Everton Cebolinha, Bruno Henrique, dan Pedro sebagai tumpuan utama. Komposisi ini memperlihatkan niat untuk memberi tekanan besar kepada pertahanan lawan melalui kualitas individu dan mobilitas antarlini.
Keputusan tidak memasukkan Arrascaeta dalam susunan utama juga menjadi bagian dari rotasi yang dibuat Flamengo. Selain itu, kembalinya Jorginho ke bangku cadangan menambah opsi di tengah laga setelah gelandang tersebut pulih dari cedera betis kiri.
Vitória datang tanpa kekuatan penuh
Di kubu tamu, situasinya jauh berbeda karena Vitória harus menata ulang tim akibat absennya sejumlah pemain kunci. Jair Ventura kemudian memilih Renê dan Zé Vitor untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Renato Kayzer dan Baralhas yang masih menjalani pemulihan medis.
Kondisi itu membuat Vitória tidak tampil dengan komposisi terbaik saat harus menghadapi lawan yang punya kedalaman skuad lebih kuat. Meski begitu, tim tamu tetap berupaya menjaga peluang agar tetap kompetitif dalam duel dua leg ini.
Lucas Arcanjo menjadi penjaga gawang Vitória, dengan Nathan Mendes, Cacá, Luan Cândido, dan Ramon mengisi lini belakang. Di depan mereka, Caíque, Zé Vitor, Martínez, dan Matheuzinho bekerja menopang sektor tengah, sedangkan Erick dan Renê berada di area depan.
Pertarungan yang menuntut disiplin sejak awal
Pertemuan di Maracanã memperlihatkan perbedaan pendekatan yang cukup jelas. Flamengo berusaha menekan dengan penguasaan bola dan agresivitas serangan, sedangkan Vitória lebih menekankan organisasi permainan agar tidak cepat kehilangan kendali.
Karena laga ini merupakan leg pertama, setiap detail terasa penting bagi kedua tim. Flamengo ingin membangun keuntungan awal di kandang, sementara Vitória berupaya tetap bertahan dalam persaingan sebelum gantian tampil di hadapan pendukung sendiri.
Duel penentuan antara kedua tim sudah dijadwalkan berlangsung pada 14 Mei 2026 di Stadion Barradão, Salvador, Bahia. Hasil di Maracanã akan sangat memengaruhi tekanan yang dibawa kedua kesebelasan menuju laga berikutnya.







