Dolar Kokoh Menekan Emas, XAU/USD Masih Rentan Tembus Support 4.365

Area support 4.365 kini menjadi batas yang paling diawasi pasar untuk XAU/USD. Jika tekanan jual tetap berlanjut dan level itu tidak mampu bertahan, emas berpeluang melorot ke support berikutnya di kisaran 4.306.

Posisi ini membuat pergerakan emas masih rawan koreksi dalam jangka pendek. Selama belum ada dorongan pemulihan yang kuat, arah harga masih lebih condong ke bawah.

Di sisi teknikal, emas masih bergerak di bawah Moving Average 21 dan Moving Average 50. Dua area tersebut kerap dipakai sebagai acuan tren, sehingga posisi harga di bawah keduanya menegaskan bahwa penjual masih memegang kendali.

Kegagalan berulang menembus area tersebut juga merusak struktur kenaikan harga. Selama belum muncul sinyal pembalikan arah yang tegas, peluang pelemahan masih lebih besar dibanding pemulihan.

Tekanan itu semakin terasa karena dolar Amerika Serikat tetap stabil dan kokoh. Dalam kondisi seperti ini, emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor global yang memegang mata uang selain dolar.

Imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat yang berada di level tertinggi juga ikut membatasi ruang gerak emas. Karena emas tidak memberikan imbal hasil tetap, aset ini menjadi kurang menarik dibanding obligasi yang menawarkan keuntungan lebih pasti.

Ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve belum banyak membantu emas. Pelaku pasar masih menilai bank sentral itu belum akan melonggarkan kebijakan moneternya dalam waktu dekat.

Harapan bahwa suku bunga acuan akan bertahan tinggi lebih lama membuat minat terhadap emas tertahan. Data ekonomi Amerika Serikat, terutama dari pasar tenaga kerja dan inflasi, juga masih terlihat solid sehingga memberi ruang bagi The Fed untuk menunda pemangkasan suku bunga.

Dari sisi sentimen, kondisi pasar yang relatif tenang belum memberi dorongan berarti bagi emas sebagai aset aman. Saat pasar saham global stabil dan belum ada kejutan geopolitik besar, minat investor cenderung bergeser ke aset yang lebih berisiko.

Meski begitu, emas tetap sensitif terhadap perubahan suasana pasar yang mendadak. Konflik geopolitik baru atau perubahan kebijakan moneter yang tidak terduga dapat memicu lonjakan volatilitas dan mengembalikan minat beli dalam waktu singkat.

Secara keseluruhan, bias bearish pada XAU/USD masih dominan. Selama harga belum mampu bertahan di atas MA 21 dan MA 50, tekanan jual berpotensi terus berlanjut, dengan 4.365 dan 4.306 tetap menjadi level penting yang perlu dipantau ketat.

Source: id.mashable.com

Berita Terkait