X4KPro hadir sebagai drone murah yang jelas menyasar pengguna baru, tetapi ada satu hal penting yang membuatnya perlu dibaca dengan hati-hati. Nama “4K” di produk ini tidak sepenuhnya mewakili kemampuan kamera, karena hasil foto dan video baru mencapai 3.840 × 2.160 piksel lewat interpolasi, bukan perekaman 4K asli.
Di Inggris, drone ini dijual sekitar £70 sebelum ongkos kirim, sehingga posisinya sangat agresif di kelas pemula. Harga itu membuatnya terlihat menarik bagi pembeli yang ingin mencoba quadcopter tanpa komitmen dana besar.
Fokus pada kemudahan, bukan kualitas kamera
Dari sisi penggunaan, X4KPro memang lebih menonjolkan kenyamanan terbang daripada ambisi sebagai drone kamera serius. Bobotnya 149 gram, sehingga masih berada di bawah batas 250 gram yang sering dianggap penting oleh banyak pengguna drone.
Perangkat ini juga dibekali automatic hovering, deteksi rintangan, altitude hold lewat barometer bawaan, serta lepas landas dan pendaratan otomatis. Tiga tingkat kecepatan turut disediakan agar kontrol terasa lebih ramah bagi pemula.
Kombinasi fitur itu membuat X4KPro lebih cocok dipandang sebagai perangkat latihan terbang. Dalam praktiknya, karakter ini lebih dekat ke drone mainan dengan perlengkapan dasar yang lengkap daripada drone kamera yang mengandalkan mutu gambar tinggi.
Baterai dan kendali masih punya batas
AMXFlight X4KPro diklaim mampu terbang hingga 30 menit, tetapi angka tersebut hanya tercapai jika dua baterai yang disertakan dipakai bergantian. Paket penjualannya juga membawa remote control tanpa layar bawaan.
Penggunaan lewat aplikasi smartphone didukung, termasuk siaran video langsung ke ponsel. Namun, jangkauan transmisi video yang tercantum hanya sekitar 50 hingga 100 meter, sehingga penggunaannya lebih cocok untuk penerbangan jarak dekat.
Transparansi kamera jadi titik paling sensitif
Kekhawatiran terbesar pada X4KPro bukan pada harga atau fiturnya, melainkan pada cara resolusi kamera dipasarkan. Nama produknya memberi kesan perekaman 4K asli, padahal rincian teknis menunjukkan hasil 4K itu didapat melalui pemrosesan ulang.
Ada pula pengecer yang menyebut kualitas gambarnya setara sekitar 720p, meski klaim tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen. Meski begitu, informasi itu memperkuat kesan bahwa kemampuan kameranya berada jauh di bawah kesan yang dibangun oleh namanya.
Dengan posisi harga rendah, X4KPro tetap bisa menjadi opsi masuk akal bagi pembeli yang sekadar ingin mencoba drone. Tetapi bagi pengguna yang mengincar kualitas gambar nyata dan spesifikasi yang benar-benar sejalan dengan label 4K, ekspektasi perlu dibuat lebih realistis sejak awal.
Source: www.notebookcheck.net






