Casio menempatkan unsur visual sebagai pusat perhatian pada dua G-Shock kolaborasi dengan grup pop XG. Dua jam ini tidak dibuat untuk terlihat seragam, karena masing-masing unit punya sentuhan yang bisa berbeda satu sama lain.
Di antara keduanya, GM-S5600XG-1 menjadi model yang paling mahal dengan banderol ¥36,300. Jam kotak khas G-Shock ini memadukan resin hitam dengan stainless steel, lalu menonjol lewat kaca berlapis rainbow vapor deposition yang membuat gradasi warnanya tidak sama pada tiap unit.
Casio menyebut efek pelangi itu tidak hanya muncul berbeda di setiap jam, tetapi juga berubah mengikuti sudut pergelangan tangan. Hasilnya, GM-S5600XG-1 tetap membawa karakter klasik G-Shock, namun terlihat jauh lebih ekspresif berkat tampilan kaca yang berubah-ubah.
Dua pendekatan desain yang berbeda
Berbeda dari model kotak tadi, GMA-S110XG-4A hadir sebagai jam analog-digital hybrid dengan bodi yang lebih besar. Model ini dipasarkan seharga ¥25,300 dan mengambil arah desain yang lebih berani lewat warna pink yang dominan.
Bagian bezel dan strap resin pink pada GMA-S110XG-4A dibuat dengan teknik color molding yang mencampurkan beberapa resin selama proses produksi. Teknik itu menghasilkan pola marmer yang unik pada tiap unit, sehingga tidak ada dua jam yang benar-benar sama.
Casio juga menambahkan dial polarized yang berubah warna saat terkena cahaya. Kombinasi pola marmer, warna pink, dan perubahan tone pada dial membuat model ini tampil lebih mencolok dibanding GM-S5600XG-1.
Tetap mengandalkan ciri utama G-Shock
Meski tampil sebagai kolaborasi dengan identitas visual yang kuat, kedua model tetap membawa fondasi khas G-Shock. Keduanya memiliki ketahanan air hingga 200 meter dan konstruksi tahan guncangan.
Casio juga menyematkan stopwatch, timer, alarm, dan lampu latar LED pada dua jam tersebut. Logo XG ikut hadir di dial dan case back, sehingga unsur kolaborasinya tetap terlihat tanpa menggeser fungsi utama jam.
Dari sisi daya, GM-S5600XG-1 memakai baterai CR1616 dengan estimasi usia pakai tiga tahun. Sementara itu, GMA-S110XG-4A menggunakan baterai CR1220 yang diperkirakan bertahan hingga dua tahun.
Material yang ikut mengikuti arah desain Casio
Kedua model juga memakai resin berbasis bio untuk strap. Pilihan material ini sejalan dengan upaya Casio mengurangi penggunaan plastik tradisional dalam proses manufakturnya.
Langkah tersebut memberi konteks tambahan pada rilisan ini, karena Casio tidak hanya mengejar tampilan kolaborasi yang menarik. Perusahaan juga tetap menjaga arah material yang sudah lebih dulu dijalankan.
Kehadiran dua G-Shock XG ini memperlihatkan bahwa Casio tidak sekadar menempelkan logo pada jam edisi khusus. Setiap model dibangun dengan karakter visual yang berbeda, dari kaca pelangi pada GM-S5600XG-1 sampai pola marmer dan dial berubah warna pada GMA-S110XG-4A.
Kolaborasi ini sempat muncul singkat di situs Casio AS sebelum daftar produknya ditarik. Casio sudah mengonfirmasi peluncuran resmi di Jepang pada 12 Juni, sementara jadwal rilis untuk AS belum diumumkan secara resmi.
Source: www.gizmochina.com





