Dua Gelar Karate Diraih Mahasiswi Informatika UIN Saizu, Unggul Di Arena Dan Kelas

A’thi Dzakiyatu Latifah pulang dari Kejuaraan Smanza Tasik Open se-Provinsi Jawa Barat Wilayah 2 dengan membawa dua gelar sekaligus. Mahasiswi Program Studi Informatika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto itu meraih Juara 1 Karate Kumite Under 21 -53 Kg Putri dan Juara Best of the Best Kumite Under 21 dan Senior Putri.

Capaian tersebut lahir dari persaingan ketat dengan atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah di Jawa Barat. Hasil ini membuat nama A’thi menjadi sorotan karena ia berhasil tampil menonjol di arena olahraga kompetitif sambil menjalani peran sebagai mahasiswa Informatika.

A’thi tercatat sebagai mahasiswi kelas 2 INF A. Latar belakang akademiknya di bidang teknologi justru memperlihatkan bahwa prestasi mahasiswa tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga bisa muncul di cabang olahraga yang menuntut ketangguhan fisik dan mental.

Ketua Program Studi Informatika UIN Saizu Purwokerto, Anas Azhimi Qalban, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menilai keberhasilan A’thi sebagai bukti bahwa mahasiswa Informatika dapat berkembang seimbang di bidang akademik dan olahraga.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan besar bagi Program Studi Informatika. Keberhasilan A’thi menunjukkan bahwa mahasiswa Informatika mampu berprestasi tidak hanya dalam bidang akademik dan teknologi, tetapi juga di bidang olahraga,” ujarnya.

Dukungan serupa juga datang dari Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Saizu Purwokerto, Kholid Mawardi. Ia melihat capaian itu sebagai gambaran kualitas mahasiswa fakultas yang unggul dan seimbang di ranah akademik maupun nonakademik.

“Prestasi yang diraih A’thi Dzakiyatu Latifah menjadi bukti bahwa mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi memiliki kemampuan yang unggul, seimbang antara akademik dan non-akademik. Kami sangat mengapresiasi kerja keras, semangat juang, dan dedikasi yang ditunjukkan,” ungkapnya.

Pencapaian A’thi juga dinilai penting karena memperkuat pandangan bahwa mahasiswa kampus teknologi tetap bisa bersinar di luar bidang studi utama. Di lingkungan UIN Saizu Purwokerto, prestasi seperti ini ikut menambah daftar mahasiswa yang membawa nama baik kampus melalui jalur nonakademik.

Keberhasilan itu diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lain untuk terus mengasah potensi diri dan berani ikut kompetisi. Dengan raihan dua gelar karate ini, A’thi menambah contoh nyata bahwa prestasi mahasiswa UIN Saizu Purwokerto bisa hadir dari banyak bidang sekaligus.

Source: rri.co.id

Berita Terkait