Mahasiswa, dosen, dan peneliti kini dapat memulai pembelajaran analisis sentimen berbasis AI tanpa harus memiliki pengalaman pemrograman sebelumnya. Kesempatan itu disediakan melalui workshop daring yang menggabungkan fondasi AI, praktik dataset nyata, serta interpretasi hasil penelitian.
Program bertajuk EXCLUSIVE Workshop Analisis Sentimen: Ubah Data Digital Menjadi Insight Penelitian dengan AI akan berlangsung selama dua sesi intensif. Kegiatan ini diarahkan bagi peserta dari jenjang S1 hingga S3, dosen, serta peneliti yang ingin mengolah percakapan digital menjadi bahan riset.
| Aspek | Informasi |
|---|---|
| Jadwal | Rabu, 12 Agustus 2026 dan Kamis, 13 Agustus 2026 |
| Waktu | 19.00-21.30 WIB |
| Format | Daring melalui Zoom |
| Peserta | Mahasiswa S1-S3, dosen, dan peneliti |
Pada sesi pertama, peserta akan mempelajari fondasi penggunaan AI untuk membaca kecenderungan opini publik. Sesi kedua berfokus pada praktik pengolahan data dan cara menafsirkan hasil yang diperoleh.
Materi praktik menggunakan dataset nyata dan studi kasus isu yang ramai dibicarakan di media sosial. Pendekatan tersebut ditujukan agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga melihat penerapannya dalam konteks penelitian.
Data digital menuntut kemampuan baru
Ketersediaan data di internet telah mengubah cara riset akademik dilakukan. Peneliti kini tidak hanya berhadapan dengan pengolahan manual atau aplikasi statistik konvensional, melainkan juga data digital dalam jumlah besar.
Dalam kondisi tersebut, Riset Digital semakin membutuhkan kemampuan untuk mengolah informasi secara sistematis dan menafsirkannya secara tepat. Analisis percakapan di media sosial dapat membantu peneliti membaca respons publik terhadap isu tertentu.
Analisis Sentimen AI memanfaatkan teknologi untuk mengolah data digital menjadi insight penelitian. Metode ini dapat digunakan untuk memahami arah kecenderungan opini yang muncul dalam percakapan publik.
Namun, hambatan teknis masih menjadi persoalan bagi sebagian calon peneliti. Pembelajaran mandiri mengenai Python dan Google Colab kerap terasa rumit karena materi yang tersedia tersebar di berbagai tempat.
Workshop ini dirancang sebagai jembatan bagi peserta yang belum terbiasa dengan pemrograman. Pembelajaran difokuskan pada langkah awal yang dapat diikuti untuk memanfaatkan data digital dalam penelitian.
Akses belajar setelah sesi berlangsung
Menurut informasi yang dimuat detik.com, peserta akan memperoleh akses KelasRiset.id selama 30 hari. Akses tersebut dapat digunakan untuk mengulang materi setelah kelas berlangsung.
Rekaman kelas juga tersedia dengan akses seumur hidup agar materi dapat dipelajari kembali sesuai kebutuhan. Selain itu, program menyediakan komunitas riset lifetime sebagai ruang diskusi lanjutan bagi peserta.
Peserta akan mendapatkan e-sertifikat nasional senilai 24 JP untuk melengkapi portofolio akademik. Informasi pendaftaran workshop tersedia melalui detikEvent bagi pihak yang ingin mengikuti pembelajaran tersebut.







