Dua Jalur Resmi Untuk Cek Status PKH, Situs Kemensos Dan Aplikasi Cek Bansos Langsung Menampilkan Data Anda

Bagi penerima atau calon penerima PKH, status bantuan kini bisa dicek langsung tanpa harus menunggu kabar dari pihak lain. Dua jalur resmi dari Kemensos memberi cara yang praktis untuk memastikan apakah data sudah masuk dalam basis data bantuan sosial.

Pilihan pertamanya adalah situs cekbansos.kemensos.go.id yang dapat diakses lewat ponsel, tablet, laptop, atau komputer. Jalur kedua tersedia melalui aplikasi Cek Bansos yang bisa dipakai untuk pemantauan berkala setelah akun aktif.

Cek cepat lewat situs resmi

Untuk pengguna yang ingin hasil lebih cepat, situs resmi menjadi jalur yang paling langsung. Sebelum membuka laman pencarian, koneksi internet yang stabil dan data identitas yang valid sebaiknya sudah disiapkan agar proses berjalan lancar.

Setelah halaman terbuka, pengguna perlu memasukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan sesuai KTP. Ketelitian penting di tahap ini karena kesalahan NIK dapat membuat hasil pencarian tidak sesuai.

Berikutnya, isi kode captcha sebagai verifikasi keamanan. Setelah itu, tekan tombol “Cari Data” untuk menampilkan hasil pencarian dan melihat apakah data terdaftar.

Jika nama dan data ditemukan, sistem akan menampilkan rincian jenis bantuan serta periode penyaluran. Informasi ini membantu pengguna mengetahui status kepesertaan PKH dengan lebih jelas.

Lewat aplikasi untuk pantauan berkala

Selain situs web, Kemensos juga menyediakan aplikasi Cek Bansos. Aplikasi ini tersedia di Play Store atau App Store dan cocok bagi pengguna yang ingin memantau data secara berkala.

Pengguna yang sudah memiliki akun dapat login menggunakan email atau nomor HP yang terdaftar. Sementara itu, pengguna baru perlu registrasi lebih dulu dengan mengisi data diri seperti NIK dan nomor KK.

Proses pendaftaran juga meminta unggahan foto KTP dan swafoto untuk verifikasi. Setelah akun aktif, data bantuan dapat dilihat melalui menu profil.

Data yang perlu disiapkan sejak awal

KTP atau NIK yang valid menjadi dokumen utama saat melakukan pengecekan. Jika ingin mendaftar di aplikasi, kartu keluarga juga diperlukan sebagai bagian dari data registrasi.

Persiapan data sejak awal membantu mempercepat proses verifikasi. Cara ini juga mengurangi hambatan saat sistem meminta identitas dan pengguna tidak perlu mengulang langkah dari awal.

Besaran bantuan PKH per kategori

Nilai bantuan PKH tidak sama untuk semua penerima. Ibu hamil atau nifas serta anak usia dini 0–6 tahun masing-masing menerima Rp3.000.000 per tahun.

Untuk anak sekolah, nominalnya dibagi berdasarkan jenjang pendidikan. Anak SD atau sederajat mendapat Rp900.000 per tahun, anak SMP atau sederajat Rp1.500.000, dan anak SMA atau sederajat Rp2.000.000.

Kategori lainnya juga memiliki besaran tersendiri. Lansia 60 tahun ke atas menerima Rp2.400.000 per tahun, sedangkan penyandang disabilitas berat juga memperoleh Rp2.400.000 per tahun.

Dua jalur pengecekan resmi ini memberi keleluasaan sesuai kebutuhan pengguna. Situs cocok untuk akses cepat, sementara aplikasi memberi ruang pemantauan melalui akun yang sudah terverifikasi.

Berita Terkait