Dua Nama Muncul Di Bursa Ketum Kosgoro 1957, Mubes V Di Jakarta Siap Menentukan Arah Baru

Author: Redaksi Android62

Dua nama sudah muncul lebih dulu dalam penjaringan calon Ketua Umum PPK Kosgoro 1957 periode 2026-2031. Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati dan La Ode Safiul Akbar sama-sama telah mengambil formulir pencalonan menjelang Musyawarah Besar ke-V organisasi itu di Jakarta.

Panitia masih menunggu pengembalian formulir dari keduanya hingga batas akhir 5 Juni 2026 pukul 12.00 WIB sesuai ketentuan SC. Di tengah proses itu, Kosgoro 1957 bersiap menggelar forum besar yang akan menjadi penentu arah kepemimpinan berikutnya.

Forum tiga hari di Jakarta

Mubes V Kosgoro 1957 dijadwalkan berlangsung pada 5-7 Juni 2026 di Jakarta. Seluruh rangkaian utama dipusatkan di Hotel Merlynn Park, Gambir, Jakarta Pusat, dengan tema “Mengabdi Untuk Negeri”.

Agenda ini dipandang penting karena tidak hanya menjadi kegiatan rutin organisasi. Forum tersebut juga disiapkan sebagai ruang konsolidasi untuk menjaga soliditas dan memperkuat kebersamaan kader.

Registrasi lebih awal sebelum pembukaan

Sebelum pembukaan, peserta diminta melakukan registrasi di lokasi yang sama pada Jumat, 5 Juni 2026, pukul 12.00 hingga 16.00 WIB. Panitia mewajibkan peserta membawa undangan dari PPK Kosgoro 1957 sebagai syarat administrasi.

Ketua Penyelenggara Mubes V Kosgoro 1957, Pahlevi Pengerang, menekankan agar seluruh rangkaian berjalan tertib sejak awal. Ia juga berharap suasana kekeluargaan tetap terjaga selama forum berlangsung.

Pembukaan malam hari dengan banyak unsur organisasi

Pembukaan Mubes V akan digelar pada Jumat malam, 5 Juni 2026, pukul 19.30 WIB. Acara itu rencananya dihadiri Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.

Selain Bahlil, pembukaan juga akan diikuti peserta dari unsur pengurus PPK, PDK, tokoh Kosgoro, dan tokoh Partai Golkar. Kehadiran berbagai unsur itu dipandang panitia sebagai bagian dari upaya menjaga forum tetap inklusif dan penuh kebersamaan.

Soliditas dan Tri Dharma jadi penekanan

Pahlevi menyebut mubes bukan sekadar agenda organisasi yang datang secara berkala. Menurut dia, forum ini menjadi kesempatan untuk menguatkan kebersamaan kader dan merawat arah gerak organisasi ke depan.

Ia juga menyinggung doktrin Tri Dharma Kosgoro 1957 yang terdiri atas pengabdian, kerakyatan, dan solidaritas. Doktrin itu menjadi landasan harapan agar mubes berjalan guyub, tertib, dan tetap dalam suasana kekeluargaan.

Dengan dua kandidat yang sudah mengambil formulir, perhatian kini mengarah pada dinamika pemilihan ketua umum periode 2026-2031. Seluruh proses tersebut akan berlangsung di tengah forum tiga hari yang disiapkan sebagai ajang konsolidasi sekaligus penentuan kepemimpinan Kosgoro 1957 berikutnya.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru