Dua Penalti Ditinjau VAR, Atletico Madrid Tetap Menang Susah Payah 2-1 di El Sadar

Atletico Madrid harus bekerja keras sebelum membawa pulang kemenangan 2-1 dari kandang Osasuna di El Sadar. Laga ini ditentukan oleh dua momen yang sempat diperiksa VAR dan membuat jalannya pertandingan berubah di titik-titik krusial.

Keputusan wasit yang melibatkan teknologi video menjadi sorotan utama sejak babak pertama. Dua insiden penalti, yakni pelanggaran tangan Galan terhadap Griezmann dan duel antara kiper Musso dengan Budimir, membuat pertandingan beberapa kali tertahan cukup lama.

Dari pemeriksaan itu, Atletico akhirnya memperoleh penalti setelah pelanggaran Galan di kotak terlarang dinyatakan nyata. Ademola Lookman menjalankan tugasnya dengan baik dan membawa tim tamu unggul pada menit ke-15.

Keunggulan cepat tersebut membuat Atletico lebih tenang dalam mengelola pertandingan. Namun situasinya tetap tidak mudah karena Osasuna segera menaikkan tempo dan memaksa tim tamu bertahan lebih dalam.

Tekanan tuan rumah semakin terasa setelah Mendoza harus ditarik keluar tak lama kemudian. Atletico pun menghadapi fase laga yang lebih berat, apalagi Budimir terus menjadi ancaman serius di depan gawang Musso.

Peluang terbaik Osasuna datang lewat Budimir, tetapi dua kesempatan emas yang ia dapatkan tidak berbuah gol. Atletico masih bisa menjaga konsentrasi di lini belakang meski terus berada dalam tekanan.

Di tengah pertandingan yang keras dan tertahan, kondisi skuad Atletico juga tidak ideal. Diego Simeone harus menyusun tim tanpa pemain muda karena urgensi kompetisi tim cadangan, sementara sembilan pemain utama absen akibat cedera.

Memasuki babak kedua, Atletico kembali memanfaatkan kelengahan lawan. Alexander Sorloth menambah keunggulan lewat sundulan jarak dekat setelah menerima umpan hasil kerja sama Marcos Llorente dan Marc Pubill.

Gol tersebut memberi ruang bernapas bagi Atletico saat Osasuna terus berusaha mengejar. Meski tekanan tuan rumah tidak mereda, pertahanan Atletico masih mampu menjaga jarak sampai laga masuk fase akhir.

Osasuna akhirnya memperkecil skor melalui Barja di pengujung pertandingan. Tetapi gol itu datang setelah Llorente lebih dulu menerima kartu kuning kedua, sehingga upaya tuan rumah tetap tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.

Di El Sadar, Atletico menang bukan hanya karena efisien dalam memaksimalkan peluang. Mereka juga mampu bertahan dalam laga yang ditentukan detail kecil, termasuk dua keputusan VAR yang mengubah arah pertandingan.

Berita Terkait