Dudung Tegaskan Tak Ada Kelalaian, Tiga Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal dalam Pelatihan

Author: Redaksi Android62

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan belum ada indikasi kelalaian dalam peristiwa meninggalnya tiga calon manajer Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih saat mengikuti pendidikan dan latihan dasar militer.

Ia menyebut pemerintah masih melakukan evaluasi dan investigasi untuk menelusuri secara utuh penyebab kejadian yang menimpa peserta dari program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI itu.

Pemerintah masih menunggu hasil penelusuran

Dudung mengatakan informasi sementara yang diterimanya dari Sekretariat Negara belum menunjukkan adanya unsur kelalaian dalam pelaksanaan pelatihan dasar tersebut. Karena itu, ia meminta publik tidak buru-buru menyimpulkan bahwa kematian para peserta disebabkan oleh latihan militer semata.

“Ya memang sedang dievaluasi,” kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Ia menambahkan bahwa kematian seseorang bisa dipengaruhi lebih dari satu faktor, sehingga perlu pemeriksaan yang cermat sebelum kesimpulan diambil.

Menurut Dudung, pelatihan yang dijalani peserta SPPI juga tidak tergolong terlalu keras. Ia menjelaskan bahwa para peserta telah lebih dulu menjalani tes kesehatan sebelum mengikuti pendidikan dasar militer tersebut.

Tiga lokasi pelatihan disebut sebagai titik kejadian

Dari informasi awal yang diterimanya, Dudung menyebut kejadian itu berlangsung di tiga lokasi pelatihan militer. Keterangan ini menjadi salah satu dasar pemerintah untuk memperdalam rangkaian peristiwa yang berujung pada wafatnya tiga peserta.

Ia juga menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada tingkat kelalaian yang ditemukan dalam proses latihan. Menurutnya, ada kemungkinan faktor lain yang memengaruhi kondisi fisik maupun mental para peserta selama program berjalan.

Evaluasi dan investigasi pun masih terus berlangsung untuk memastikan fakta lapangan terungkap secara utuh. Pemerintah memilih berhati-hati agar penyebab pasti peristiwa tidak ditafsirkan secara terburu-buru.

Belasungkawa untuk keluarga korban

Di tengah proses penelusuran tersebut, Dudung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Ia berharap para almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Atas nama pribadi, saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ujarnya. Pernyataan itu menjadi penegasan sikap resmi pemerintah yang tetap menaruh perhatian pada duka yang menyertai program Kopdes Merah Putih tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena menyangkut calon manajer koperasi desa yang disiapkan melalui program SPPI. Hingga kini, pemerintah masih menunggu hasil evaluasi untuk memastikan duduk perkara meninggalnya tiga peserta selama pendidikan dasar militer berlangsung.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru