Dukungan Dadakan dari PDI Perjuangan Jabar Bikin Bandung Zoo Tetap Berjalan Menjelang Pengelola Baru

Dukungan untuk Bandung Zoo kembali mengalir saat proses penentuan pengelola baru masih berjalan. Di tengah masa transisi itu, operasional kebun binatang tersebut dijaga agar tetap aman sambil menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Kota Bandung.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono, datang langsung ke Bandung Zoo pada Kamis 21 Mei 2026 untuk melihat kondisi terkini. Ia menilai bantuan sementara masih dibutuhkan agar kegiatan di kebun binatang tidak terganggu selama perpindahan pengelolaan.

Bantuan diarahkan ke kebutuhan paling mendesak

Pada penyaluran sebelumnya, DPD PDI Perjuangan Jawa Barat bersama para kader telah membantu menutup tunggakan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp99 juta dan extra fooding Rp46 juta. Total dukungan pada tahap itu disebut mencapai sekitar Rp150 juta.

Bantuan yang terbaru difokuskan pada kebutuhan lapangan yang paling mendesak. Rinciannya mencakup iuran BPJS Kesehatan sekitar Rp19 juta, iuran BPJS Ketenagakerjaan bulan ini, serta kebutuhan sarana dan prasarana satwa sebesar Rp31,6 juta.

Ono menyebut dana tersebut berasal dari gotong royong seluruh kader PDI Perjuangan Jawa Barat. Dengan dukungan itu, operasional Bandung Zoo disebut aman setidaknya hingga bulan depan.

Pemerintah kota diminta segera menetapkan pengelola baru

Di sisi lain, Ono mendorong Pemerintah Kota Bandung untuk tidak terlalu lama menunda penetapan pengelola baru. Ia juga menyoroti peran Wali Kota Bandung M. Farhan dalam menentukan arah pengelolaan berikutnya.

Saat ini ada lima calon pengelola yang sudah mengajukan diri dan disebut memiliki pengalaman yang memadai. Menurut Ono, proses untuk Bandung Zoo seharusnya tidak terlalu rumit karena skala kebun binatang itu lebih kecil dibandingkan Ragunan, Gembira Loka, atau Kebun Binatang Surabaya.

Ia menilai keputusan yang cepat akan membantu pengelolaan kembali stabil. Karena itu, ia meminta agar penetapan pengelola baru tidak terus tertunda.

Dukungan lintas pihak masih terus dibutuhkan

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga ikut membantu pembayaran gaji karyawan selama dua bulan. Ono mengatakan pihaknya akan kembali berdiskusi dengan Gubernur Jawa Barat untuk membahas dukungan lanjutan bagi Bandung Zoo.

Salah satu opsi yang ikut dibahas adalah pemanfaatan Rumah Sakit Hewan di Cikole untuk layanan kesehatan satwa. Fasilitas itu dinilai bisa membantu menjaga kondisi satwa selama masa peralihan pengelolaan.

Ono juga meminta DPRD Kota Bandung ikut mendorong agar keputusan soal pengelola baru segera diambil. Menurut dia, dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci agar Bandung Zoo tetap beroperasi normal sampai pengelola baru resmi ditetapkan.

Proses perizinan Lembaga Konservasi dari Kementerian Kehutanan sendiri diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan. Selama periode itu, bantuan sementara dinilai tetap penting agar aktivitas di Bandung Zoo tidak terhenti.

Source: www.gesuri.id

Berita Terkait