Eceng Gondok Diubah Jadi Sumber Cuan, Pertamina Dorong Inovasi Warga di Sumsel dan Jateng

Author: Redaksi Android62

Eceng gondok yang kerap dianggap gulma kini justru menjadi sumber penghasilan bagi warga di Sumatera Selatan dan Jawa Tengah. Melalui dua program pemberdayaan, Pertamina Patra Niaga mengubah tanaman air itu menjadi produk bernilai tambah sekaligus mendorong ekonomi sirkular di tingkat lokal.

Di Sumatera Selatan, program Eceng Gondok Research and Creative Center atau ERCC dijalankan Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju bersama kelompok Anak-Anak Kreatif Untuk Bangsa sejak 2023. Biomassa eceng gondok diolah menjadi pengharum ruangan bernama Ankubas Scents.

Produk tersebut dipasarkan lewat jaringan usaha lokal, mitra pencucian mobil, dan platform digital. Hingga 2025, omzet penjualannya mencapai Rp50 juta dengan sebaran pasar di Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Lahat.

Manfaat ganda untuk lingkungan dan ekonomi

Langkah ini menunjukkan bahwa persoalan lingkungan dapat diubah menjadi peluang ekonomi yang nyata. Selain memberi nilai jual baru, pengelolaan eceng gondok juga membantu pelestarian ekosistem setempat.

Di Jawa Tengah, Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Adi Sumarmo menjalankan program Ecobiz Cengklik sejak 2022 di Desa Sobokerto, Boyolali. Program ini mengolah eceng gondok menjadi pupuk organik, pakan ternak, pakan ikan, dan biogas.

Inisiatif tersebut juga mendukung pertanian berkelanjutan lewat pembangunan sumur submersible tenaga surya untuk irigasi. Ada pula inovasi BERSIH atau Bak Pencuci Sayur Higienis yang melengkapi manfaat program di lapangan.

88 penerima manfaat dan satu kelompok tani baru

Hingga kini, Ecobiz Cengklik telah memberi manfaat langsung kepada 88 penerima manfaat. Program ini juga membentuk satu kelompok tani baru dan ikut berkontribusi pada perbaikan kualitas lingkungan waduk.

Salah satu penggerak program, Khoirul Huda, menyampaikan bahwa semakin sedikit masyarakat yang memilih menjadi petani. Ia berharap petani bisa sejahtera dan profesi petani kembali menjadi pilihan yang menarik.

Sejalan dengan prinsip ESG

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan keberhasilan dua program itu selaras dengan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG. Menurut dia, inovasi sosial berbasis pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak yang berkelanjutan.

Roberth juga menilai ERCC dan Ecobiz Cengklik memperlihatkan bahwa masyarakat bisa menjadi aktor utama dalam menciptakan perubahan. Ia menekankan bahwa pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan dapat berjalan beriringan lewat program yang tumbuh bersama masyarakat.

Source: www.antaranews.com
Berita Terbaru