Edge Kini Lebih Mudah Ditinggalkan Pengguna Chrome, Login Akun Google Akhirnya Dibuka

Author: Redaksi Android62

Microsoft Edge kini memberi jalan yang jauh lebih mudah bagi pengguna Chrome yang ingin berpindah browser. Setelah pembaruan terbaru, pengguna bisa masuk ke Edge menggunakan akun Google, lalu membawa bookmark, riwayat, dan data lain dengan langkah yang lebih ringkas.

Perubahan ini langsung menyasar titik yang selama ini paling sering membuat orang bertahan di browser lama. Untuk banyak pengguna, proses sinkronisasi yang terasa rumit membuat Edge kurang menarik, meski browser itu tetap bisa dipakai tanpa akun Microsoft.

Login Google kini tersedia di Edge

Fitur login dengan akun Google mulai hadir lewat peluncuran terkontrol di Edge versi 150.0.4078.48. Microsoft menyebut distribusinya dilakukan bertahap, sehingga tidak semua pengguna akan langsung melihat opsi tersebut di perangkat mereka.

Dukungan ini tersedia pada perangkat Windows dan macOS. Opsi masuk bisa diakses dari menu profil maupun layar masuk Edge, sehingga perpindahan dari Chrome menjadi lebih dekat dengan kebiasaan yang sudah lama digunakan banyak orang.

Administrasi perusahaan tetap punya kendali

Microsoft juga menyiapkan kontrol untuk administrator lewat kebijakan NonMicrosoftAccountSignInEnabled. Dengan kebijakan itu, perusahaan tetap bisa menentukan apakah login memakai akun non-Microsoft diperbolehkan di lingkungan kerja mereka.

Bagi pengguna umum, perubahan ini berarti Edge tidak lagi terlalu bergantung pada akun Microsoft untuk memberikan pengalaman yang lebih utuh. Bagi organisasi, Microsoft tetap mempertahankan ruang pengaturan agar fitur baru ini tidak lepas dari kendali kebijakan internal.

Daya tarik utama ada pada perpindahan dari Chrome

Bookmark dan riwayat termasuk data yang paling sensitif saat seseorang berganti browser. Dengan dukungan akun Google, Edge membuat proses membawa data tersebut terasa lebih natural karena pengguna tidak harus membangun pola login baru di luar kebiasaan mereka.

Langkah ini juga memperlihatkan pergeseran pendekatan Microsoft terhadap layanan Google. Perusahaan sebelumnya tidak merencanakan integrasi layanan Google ke dalam Edge, tetapi masukan pengguna tampaknya mendorong perubahan arah yang lebih terbuka.

Akibatnya, Edge kini terlihat lebih ramah bagi pengguna Chrome yang ingin mencoba browser lain tanpa kehilangan kenyamanan sinkronisasi. Di sisi lain, Microsoft sekaligus mengurangi salah satu alasan paling umum untuk tetap bertahan di browser lama.

Pembaruan lain ikut dibawa

Dalam pembaruan yang sama, Microsoft juga memperjelas pilihan pengaturan cookie pihak ketiga di bagian Settings > Privacy, search, and services > Cookies. Bahasa pada menu tersebut diperbarui agar opsi yang tersedia lebih mudah dipahami saat pengguna mengelola cookie pihak ketiga.

Edge juga mendapat pembaruan pada Intune MAM Protected Downloads. Fitur ini kini menyimpan file yang diunduh ke folder Documents > Microsoft Edge > Downloads di OneDrive.

Untuk kalangan enterprise, Microsoft menambahkan kemampuan DowngradeVersion pada WebView2 runtime. Kebijakan ini memungkinkan administrator menurunkan versi aplikasi WebView2 sementara guna mengurangi dampak regresi kritis, dan hanya berlaku pada perangkat yang dikelola perusahaan.

Ada pula pembaruan pada fitur View in File Explorer saat digunakan di SharePoint document libraries. Microsoft menambahkan validasi dan pembatasan ekstra ketika fitur itu dipicu oleh halaman web untuk meningkatkan keamanan.

Fokus Microsoft tetap pada pengelolaan dan keamanan

Di sisi administrasi, Microsoft menambahkan Security Update Alerts dalam Edge management service. Administrator bisa memilih ambang tingkat keparahan lalu menerima peringatan saat pembaruan Edge membawa perbaikan keamanan yang memenuhi level tersebut, termasuk perbaikan zero-day.

Fitur peringatan itu masih berada dalam public preview dan tersedia lewat Targeted Release di Microsoft 365 admin center. Microsoft menempatkannya sebagai alat untuk membantu organisasi menilai pembaruan yang benar-benar penting tanpa dibanjiri notifikasi rutin.

Perusahaan juga mengingatkan adanya perubahan lain, termasuk penghentian Sidebar app list. Namun bagi pengguna umum, dukungan login dengan akun Google tetap menjadi pembaruan yang paling terasa karena langsung mempengaruhi kemudahan pindah dari Chrome ke Edge.

Berita Terbaru