Efisiensi Mesin Geely Tembus 48,41 Persen, Hybrid Baru Ini Menekan Rival Lama

Author: Redaksi Android62

Geely menempatkan efisiensi bahan bakar sebagai senjata utama lewat teknologi hybrid cerdas i-HEV Intelligent Hybrid. Klaim paling mencolok dari sistem ini adalah efisiensi termal 48,41 persen, yang disebut sebagai angka tertinggi di dunia untuk mesin produksi massal.

Sorotan tersebut membuat Geely tidak sekadar menampilkan teknologi elektrifikasi biasa. Pabrikan asal Tiongkok ini ingin menunjukkan bahwa mobil hybrid masih bisa dibangun untuk mengejar efisiensi tinggi tanpa kehilangan sisi performa dan kenyamanan.

Performa tetap ikut dijaga

Di atas kertas, i-HEV tidak berhenti pada penghematan energi semata. Geely menyebut output sistem ini dapat mencapai 230 kW, sehingga fokus pada efisiensi tidak menghapus karakter bertenaga.

Sistem tersebut juga memungkinkan kendaraan melaju dalam mode listrik murni hingga 66 km per jam. Mode ini dirancang agar mobil tetap terasa senyap, halus, dan efisien saat digunakan di berbagai kondisi jalan.

Didukung ekosistem digital terbaru

Untuk mencapai kinerja itu, i-HEV dibangun di atas ekosistem Full-Domain AI 2.0 dan arsitektur elektronik GEEA 3.0. Sistem ini juga terhubung dengan Xingrui AI Cloud Power 2.0 serta AI digital chassis terbaru.

Kombinasi tersebut dipakai untuk menjaga kinerja kendaraan tetap optimal secara menyeluruh. Geely menempatkan pengembangan hybrid ini sebagai pendekatan yang menggabungkan efisiensi, kecerdasan sistem, dan kenyamanan berkendara.

Emgrand i-HEV jadi bukti lapangan

Hasil yang paling mudah dilihat datang dari Emgrand i-HEV. Berdasarkan pengujian lapangan, model itu mencatat konsumsi bahan bakar 2,22 liter per 100 kilometer.

Catatan tersebut membuat Emgrand i-HEV meraih Guinness World Record untuk kategori konsumsi bahan bakar terendah pada kendaraan hybrid. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi Geely dalam persaingan teknologi elektrifikasi yang semakin ketat.

Ketahanan dan keamanan ikut diperkuat

Geely juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan. Sistem i-HEV dibekali redundansi daya dan sistem keamanan baterai Aegis agar operasional tetap stabil.

Baterai hybrid yang dipakai menggunakan pendingin cair dan disebut sudah memenuhi standar keselamatan global terbaru. Geely mengklaim teknologi ini telah diuji selama 15.000 jam.

Jika dikonversi ke jarak tempuh, daya tahan itu setara sekitar 4,8 juta kilometer. Angka tersebut menunjukkan bahwa fokus Geely tidak hanya ada pada efisiensi harian, tetapi juga pada ketahanan jangka panjang.

Jejak hybrid Geely sudah luas

Di luar i-HEV, Geely juga menegaskan bahwa teknologi hybrid NordThor sudah digunakan secara luas. Sistem itu telah terpasang pada lebih dari 1,15 juta kendaraan di seluruh dunia.

Total jarak tempuh pengguna NordThor secara global bahkan mendekati 25,4 miliar kilometer. Skala ini memperlihatkan bahwa Geely membawa pengalaman pemakaian yang besar, bukan hanya konsep yang dipamerkan di panggung pameran.

Pada ajang yang sama, Geely juga menampilkan konsep desain Galaxy Light generasi kedua sebagai arah estetika elektrifikasi ke depan. Selain itu, perusahaan memperlihatkan arsitektur off-road NEV dengan tenaga lebih dari 1.000 hp, bersama model strategis seperti Geely EX5, Galaxy M9, Galaxy V900, Xingyao 8, Xingyue L i-HEV, dan Galaxy M7.

Berita Terbaru