Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dalam pertemuan dengan Amdatara Jawa Tengah–DIY di Kantor Gubernur Jawa Tengah. Ia menekankan kepatuhan terhadap ketentuan pemanfaatan air tanah, konservasi lingkungan, dan penguatan ekonomi sirkular.
Pertemuan itu menjadi sinyal bahwa pertumbuhan industri air minum dalam kemasan di Jawa Tengah tetap diarahkan agar tidak lepas dari pengawasan tata air. Pemerintah daerah dan pelaku usaha kini sama-sama didorong menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri dan kelestarian sumber daya air.
Industri yang bergantung pada air lestari
Ketua Umum Amdatara Karyanto Wibowo menyebut industri air minum dalam kemasan memiliki kepentingan yang sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya air. Menurut dia, air bukan sekadar bahan baku utama, melainkan aset bersama yang harus dijaga keberlanjutannya.
Ia juga menegaskan bahwa industri AMDK tidak bisa tumbuh tanpa sumber air yang lestari. Karena itu, keberlanjutan dipandang sebagai kepentingan bersama antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.
Skala industri dan dampak ekonominya
Secara nasional, industri AMDK disebut memiliki sekitar 707 pabrik dengan kapasitas produksi mencapai 47 miliar liter per tahun. Sektor ini juga menyerap sekitar 46.000 tenaga kerja langsung.
Di luar itu, industri AMDK ikut menciptakan jutaan peluang ekonomi melalui rantai pasok, distribusi, logistik, perdagangan, hingga UMKM. Skala tersebut membuat pengelolaan sektor ini tidak hanya menyangkut aspek lingkungan, tetapi juga ekosistem ekonomi yang luas.
| Indikator | Data | Keterangan |
|---|---|---|
| Pabrik AMDK | 707 | Skala nasional |
| Kapasitas produksi | 47 miliar liter per tahun | Skala nasional |
| Tenaga kerja langsung | 46.000 orang | Skala nasional |
Program konservasi dan kepatuhan regulasi
Amdatara menegaskan seluruh pelaku industri wajib mematuhi regulasi terkait pemanfaatan sumber daya air, konservasi lingkungan, serta kewajiban monitoring dan pelaporan. Sejumlah perusahaan anggota juga menjalankan program konservasi yang mencakup perlindungan daerah resapan air, rehabilitasi lahan, pembangunan sumur resapan, penanaman pohon, dan edukasi masyarakat.
Program tersebut menunjukkan bahwa penguatan industri AMDK berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan. Pemerintah daerah pun menempatkan kepatuhan terhadap ketentuan air tanah sebagai bagian penting dari tata kelola yang harus dijaga.
Aspirasi untuk regulasi yang selaras
Dalam audiensi tersebut, Amdatara juga menyampaikan aspirasi kepada Pemprov Jateng. Aspirasi itu mencakup harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah, pengelolaan sumber daya air berbasis data dan kajian ilmiah, serta dukungan terhadap investasi berkelanjutan bagi industri yang patuh terhadap ketentuan lingkungan.
Pertemuan itu juga menjadi ruang penyampaian rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah Amdatara Jawa Tengah–DIY. Di tengah dorongan industri yang terus tumbuh, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha kini diarahkan untuk menjaga air, memperkuat ekonomi sirkular, dan mendukung pembangunan Jawa Tengah yang inklusif, berdaya saing, serta berkelanjutan.
Source: mediaindonesia.com






