Isi daya yang sangat cepat menjadi daya tarik paling menonjol dari motor listrik berbaterai solid state. Pada beberapa model yang sudah muncul, pengisian puncak diklaim hanya memakan waktu sekitar 10 menit, jauh lebih singkat dibanding baterai konvensional.
Daya tarik itu tidak berdiri sendiri. Teknologi solid state juga menjanjikan bobot yang lebih ringan, kepadatan energi lebih tinggi, serta jarak tempuh yang lebih jauh, sehingga makin relevan di tengah naiknya minat pada motor listrik sebagai kendaraan harian di Indonesia.
Mengapa solid state banyak dibicarakan
Solid state memakai elektrolit padat berbasis keramik, polimer, atau sulfida untuk menggantikan elektrolit cair pada baterai lithium ion biasa. Perubahan ini membuat energi bisa disimpan dalam ukuran yang lebih kecil dan ringan.
Selain itu, teknologi ini dipandang lebih aman karena tidak lagi mengandalkan komponen cair atau gel yang mudah terbakar. Umur pakainya juga diklaim lebih panjang, bahkan siklus hidupnya disebut dapat mencapai 100.000 siklus.
Model yang paling mencuri perhatian
Salah satu nama yang paling menonjol adalah Verge TS Pro, motor listrik premium asal Finlandia. Model ini masuk daftar motor pertama di dunia yang mengadopsi baterai solid state dan menyasar segmen moge.
Verge TS Pro dibanderol mulai Rp 500 jutaan. Motor ini mampu berakselerasi 0-60 mph dalam 3,5 detik dan diklaim memiliki jangkauan hingga 600 km.
Pengisian daya cepatnya disebut hanya sekitar 10 menit untuk kebutuhan pengisian puncak. Motor ini juga memakai hubless motor yang terintegrasi langsung dengan roda belakang, sehingga pusat gravitasinya rendah dan tampilannya berbeda dari moge pada umumnya.
Pilihan lain datang dari segmen skuter
Dari Tiongkok, Evteker 01 GT menawarkan pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan harian di kota. Model ini hadir sebagai skuter listrik dan disebut sebagai salah satu pionir penggunaan baterai solid state.
Harga Evteker 01 GT berada di kisaran Rp 94 juta. Dalam pengujian WMTC, jarak tempuhnya mencapai 240 km, dan dalam kondisi ideal bisa menembus 300 km.
Skuter ini mengandalkan motor listrik dengan daya puncak hingga 17 kW dan kecepatan maksimum 120 km/jam. Pengisian dayanya pun cukup cepat, dari 20 persen ke 80 persen hanya 40 menit, serta dapat memakai charger mobil.
Fitur praktis ikut jadi nilai jual
Evteker 01 GT tidak hanya menarik dari sisi teknologi baterai. Motor ini juga membawa suspensi depan dan belakang, port USB, bagasi luas di bawah jok, serta kapasitas angkut bobot hingga 136 kg.
Kombinasi itu membuatnya terlihat fungsional untuk mobilitas harian. Bagi pengguna yang mencari efisiensi sekaligus fleksibilitas, paket seperti ini menjadi pembeda penting.
Opsi dengan sistem tukar baterai
Berbeda dari dua model sebelumnya, Hinergi Vision 1 menawarkan skema swappable atau tukar baterai. Opsi ini memberi alternatif bagi pengguna yang ingin efisiensi waktu tanpa selalu bergantung pada pengisian konvensional.
Motor ini memiliki kecepatan maksimum 120 km/jam dan jarak tempuh 150 km. Waktu pengisian cepatnya berada di kisaran 1,5 sampai 2 jam, sementara garansi baterainya disebut mencapai 7 tahun dan garansi motor 6 tahun.
Harga unitnya disebut setara dengan Fox 500, meski angka nominal pastinya tidak dicantumkan. Posisi itu membuatnya tetap berada di segmen yang cukup jelas di pasar motor listrik.
Versi yang lebih bertenaga dan lebih pintar
Di atasnya ada Hinergi Vision 1 Pro yang tampil sebagai varian lebih kuat. Motor ini memakai tenaga 3000 W sampai 15 kW, dengan kecepatan maksimum tetap 120 km/jam.
Jarak tempuhnya lebih fleksibel, berada di rentang 70 km hingga 280 km tergantung skenario penggunaan atau konfigurasi yang dipakai. Untuk pengisian penuh, motor ini mendukung fast charging selama 2 jam dan tetap membawa model swap baterai.
Pembeda utamanya ada pada fitur pintar. Hinergi Vision 1 Pro dibekali aplikasi energi untuk memantau data energi secara real time dan membantu pencarian lokasi pengisian daya, dengan garansi 6 tahun untuk motor dan 7 tahun untuk baterai.
Keempat model ini menunjukkan bahwa baterai solid state tidak lagi berhenti sebagai wacana laboratorium. Teknologi ini sudah hadir di moge premium, skuter performa tinggi, hingga motor listrik yang menggabungkan fast charging, swap baterai, dan pemantauan energi real time.
Source: www.suara.com






