BMKG mencatat enam gempa mengguncang sejumlah wilayah di Jawa Barat dalam satu hari, dengan sebaran getaran yang muncul di Sukabumi, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Bandung. Rentang magnitudonya berada di angka 1,2 hingga 2,8, sehingga sebagian besar tergolong kecil, tetapi kemunculannya berulang dalam waktu singkat membuat aktivitas seismik di selatan Jawa Barat menjadi sorotan.
Dari seluruh kejadian itu, Sukabumi menjadi wilayah yang paling sering tercatat mengalami guncangan. Dalam catatan BMKG, daerah ini diguncang dua kali pada Selasa, masing-masing pada pukul 01.46 WIB dan 13.03 WIB, dengan kekuatan gempa yang berbeda.
Gempa pertama di Sukabumi menjadi yang paling besar dalam rangkaian tersebut. Magnitudonya tercatat 2,8 dengan pusat gempa berada 26 kilometer tenggara Kota Sukabumi pada kedalaman 98 kilometer.
Beberapa jam kemudian, Sukabumi kembali merasakan getaran. Kali ini gempa bermagnitudo 2,3 dengan pusat berada di laut sekitar 81 kilometer selatan Kota Sukabumi dan kedalaman 38 kilometer.
Selain Sukabumi, getaran juga tercatat di Bandung pada pukul 03.21 WIB. Gempa bermagnitudo 2,3 itu berada 85 kilometer selatan Kabupaten Bandung dengan kedalaman 33 kilometer.
Wilayah lain yang ikut masuk daftar adalah Pangandaran. Gempa terjadi pada pukul 05.53 WIB dengan magnitudo 2,1, berpusat 112 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran pada kedalaman 4 kilometer.
Tasikmalaya menyusul mengalami gempa pada pukul 07.03 WIB. BMKG mencatat magnitudo kejadian ini sebesar 2,0 dengan pusat gempa 93 kilometer barat daya Kabupaten Tasikmalaya dan kedalaman 87 kilometer.
BMKG menegaskan bahwa data yang dirilis masih bersifat sementara. Informasi awal dapat berubah ketika proses pengolahan data selesai dan data yang masuk semakin lengkap.
Karena itu, pembaruan resmi dari BMKG tetap perlu dipantau, terutama oleh masyarakat di wilayah selatan Jawa Barat. Rangkaian gempa yang tersebar di beberapa titik dalam waktu singkat menunjukkan aktivitas seismik yang cukup merata di kawasan tersebut.
Source: priangan.tribunnews.com