Empat daerah di Jawa Timur masih perlu menyiapkan payung tipis pada Kamis, 14 Mei 2026. Kediri, Kota Kediri, Lumajang, dan Tuban diperkirakan berpotensi diguyur hujan ringan, sementara wilayah lainnya cenderung didominasi cuaca cerah dan berawan.
Kondisi itu memberi peluang aktivitas harian berjalan lebih nyaman di banyak kabupaten dan kota. Meski begitu, perubahan cuaca lokal tetap layak diwaspadai, terutama bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Di luar empat wilayah tersebut, langit Jawa Timur diperkirakan lebih bersahabat sepanjang hari. Cuaca cerah yang muncul di banyak daerah bisa mendukung mobilitas warga, tetapi kondisi setempat tetap dapat berubah secara mendadak.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan cuaca saat beraktivitas di luar. Peringatan ini penting karena cuaca cerah tidak otomatis berarti situasi lingkungan akan stabil sepanjang waktu.
Di sisi lain, suhu panas di Indonesia juga masih diprediksi berlangsung dalam beberapa waktu ke depan seiring musim kemarau. Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Agita Vivi, menyebut puncak suhu panas diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026.
Agita menjelaskan, salah satu pemicunya adalah posisi semu Matahari yang pada April berada di sekitar lintang khatulistiwa bagian utara. Posisi itu membuat intensitas penyinaran di Indonesia menjadi lebih tinggi.
Kondisi langit yang cenderung cerah tanpa banyak tutupan awan sejak pagi hingga siang juga ikut memperkuat paparan radiasi matahari ke permukaan bumi. Pada saat yang sama, dominasi angin timuran dari Australia yang kering menghambat pembentukan awan, terutama di wilayah selatan khatulistiwa.
Karena itu, BMKG meminta masyarakat menjaga tubuh tetap terhidrasi ketika cuaca cerah berlangsung lebih lama. Langkah sederhana ini dinilai membantu warga tetap nyaman saat menjalani aktivitas di tengah udara yang terasa lebih panas.
Source: jatim.tribunnews.com