Enam Dari Sepuluh Pasar Properti Paling Tak Terjangkau Di NSW Kini Ada Di Regional, Sydney Masih Bangun BTR Mewah Di Zetland

Enam dari sepuluh pasar properti paling tidak terjangkau di New South Wales kini justru berada di wilayah regional. Temuan terbaru per 1 Mei 2026 ini menunjukkan tekanan harga sudah bergerak jauh melampaui Sydney dan mulai membebani daerah yang dulu dianggap sebagai pilihan yang lebih realistis bagi pembeli rumah.

Analisis Primara Research dan Airteam untuk homeloanrates.com.au menempatkan lima wilayah di NSW dalam kategori lokasi yang mustahil terjangkau. Kategori itu digunakan untuk wilayah dengan harga median properti lebih dari sembilan kali median pendapatan rumah tangga setempat.

Perubahan paling tajam terlihat di Coffs Harbour dan Grafton. Keduanya kini menjadi pasar paling tidak terjangkau ketiga di NSW, padahal pada 2019 masih berada di posisi ke-27.

Kepala penelitian Primara Research, Peter Drennan, menilai pergeseran penduduk dari Sydney ke wilayah pesisir dan pedalaman ikut menambah tekanan permintaan. Namun, pendapatan masyarakat lokal tidak bergerak secepat harga rumah, sehingga rasio keterjangkauan semakin rusak.

“Pendapatan mereka tetap datar sementara harga naik tajam, dan rasio keterjangkauan runtuh,” kata Drennan.

Ia juga menyebut hanya tersisa 13 wilayah yang masih tergolong terjangkau di seluruh NSW. Tidak satu pun dari wilayah itu berada di Sydney atau di sepanjang garis pantai, yang menegaskan bahwa ruang bagi pembeli lokal makin menyempit.

Menurut Drennan, kondisi ini sudah mencerminkan krisis, bukan sekadar siklus pasar. Ia menilai respons kebijakan masih terlalu terfokus pada penambahan pasokan di Sydney, padahal penurunan keterjangkauan sudah menjalar hingga 600 kilometer ke utara sepanjang pesisir.

Dampaknya, wilayah regional yang dulu kerap dipandang sebagai alternatif bagi pembeli yang keluar dari Sydney kini ikut terdorong jauh dari jangkauan. Tekanan harga tidak lagi berhenti di pusat kota, tetapi menyebar ke pasar yang selama ini dianggap lebih mudah dimasuki.

Di saat tekanan itu meluas, proyek build-to-rent mewah senilai $175 juta di Zetland tetap bergerak menuju tahap akhir konstruksi. Greystar baru saja mencapai topping out untuk proyek Haiku Bourke, yang terdiri dari dua menara tujuh lantai.

Proyek tersebut akan menyediakan 190 apartemen premium dan ditargetkan selesai pada Februari 2027. Pengerjaannya dilakukan oleh kontraktor TQM Design & Construct.

Direktur Eksekutif Greystar APAC, Adam Pillay, mengatakan proyek The Bourke menjadi langkah awal ekspansi perusahaan di New South Wales. Ia menyebut pengembangan itu akan menancapkan posisi Greystar di Sydney sebagai proyek build-to-rent pertama mereka di NSW.

Lokasi proyek ini berada sekitar 3,5 kilometer dari CBD Sydney. Proyek tersebut juga disiapkan untuk menampung sebagian dari sekitar 60.000 penduduk yang diperkirakan akan memenuhi kawasan Green Square pada 2030.

Kontras antara data keterjangkauan dan pembangunan baru di Zetland memperlihatkan arah pasar yang berbeda. Pasokan baru masih terkonsentrasi di kawasan dalam kota dekat pusat ekonomi, sementara tekanan harga justru semakin terasa di banyak wilayah regional NSW.

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer