Energi 1.000 Hp dari Arsitektur Off-Road NEV Geely, Efisiensi i-HEV Tembus 45 Km/L

Geely mencuri perhatian di Beijing Auto Show lewat arsitektur off-road NEV yang diklaim pertama di dunia dari pabrikan itu. Platform tersebut disebut mampu menghasilkan tenaga hingga 1.000 hp dan mencatat akselerasi 0-100 km/jam dalam 4 detik.

Sorotan itu membuat Geely tidak hanya tampil sebagai produsen yang mengejar efisiensi, tetapi juga sebagai merek yang serius membangun citra di segmen kendaraan elektrifikasi berperforma tinggi. Melalui kombinasi teknologi hybrid, desain futuristis, dan platform petualang, Geely menampilkan arah pengembangan produk yang cukup agresif.

Arsitektur off-road NEV berperforma tinggi

Arsitektur off-road NEV itu dikembangkan dari pengalaman industri selama empat dekade dan diposisikan sebagai standar baru untuk kendaraan listrik berkarakter off-road. Secara teknis, sistem ini memakai satu motor P3 di depan dan dua motor in-wheel P4 di belakang.

Kombinasi tersebut menjadi dasar dari tenaga besar yang disebut mencapai 1.000 hp. Geely juga menyematkan fitur distribusi torsi cerdas serta pemulihan kendaraan otomatis lewat satu sentuhan untuk mendukung penggunaan di medan sulit.

Pendekatan itu membuat kendaraan tetap ditujukan agar tangguh di luar jalan raya, namun tetap nyaman saat dipakai di lingkungan perkotaan. Dengan demikian, Geely mencoba memperluas fungsi kendaraan elektrifikasi tanpa meninggalkan kesan praktis.

Hybrid irit yang jadi pusat perhatian

Di sisi lain, Geely juga menampilkan i-HEV Intelligent Hybrid Technology yang menonjol karena efisiensi bahan bakarnya. Teknologi ini diklaim mampu mencapai konsumsi 2,2 liter per 100 km atau sekitar 45 km/liter.

Sistem tersebut memadukan mesin pembakaran internal berstandar global dengan teknologi elektrifikasi mutakhir. Geely kemudian menghubungkannya dengan Full-Domain AI 2.0 dan arsitektur elektronik GEEA 3.0 untuk memperkuat efisiensi sekaligus kenyamanan berkendara.

Geely Emgrand i-HEV menjadi contoh paling menonjol dari pendekatan itu. Model ini disebut meraih Guinness World Record sebagai mobil hybrid paling irit setelah mencatat konsumsi 2,22 liter per 100 km dalam pengujian nyata, dengan efisiensi termal 48,41%.

Performa, baterai, dan data ketahanan

Selain irit, Geely juga menonjolkan sisi performa melalui motor beroutput 230 kW. Angka itu memberi respons akselerasi yang cepat, sementara mode listrik murni diklaim bisa digunakan hingga kecepatan 66 km/jam.

Aspek ketahanan juga mendapat porsi penting dalam presentasi Geely. Pabrikan itu memakai baterai hybrid berpendingin cair yang mengusung standar keselamatan global terbaru dan sistem proteksi Aegis.

Untuk menegaskan durabilitasnya, Geely menyebut baterai tersebut telah diuji selama 15 ribu jam atau setara 4,8 juta km. Selain itu, data operasional NordThor juga ditampilkan dengan catatan hampir 25,4 miliar km dari jutaan kendaraan.

Arah desain masa depan lewat Galaxy Light Concept

Geely tidak berhenti pada teknologi penggerak. Pabrikan ini juga membawa Galaxy Light Concept generasi kedua sebagai gambaran arah desain masa depan.

Konsep tersebut mengusung filosofi Ripple Aesthetics dengan pendekatan “Chinese Design, Global Aesthetics”. Di bagian luar, tampil Galaxy Starfall Grille, siluet bodi mengalir, lampu Flying Eaves, dan lampu belakang Dawning Sun.

Bagian dalamnya mengambil inspirasi suasana pagi di West Lake, Hangzhou. Kabin memadukan material kayu dan elemen modern, lalu dilengkapi Oxygen Cabin, sistem suhu multi-zone, serta pencahayaan adaptif untuk menunjang kenyamanan penumpang.

Dorongan produk baru di tengah tren penjualan yang kuat

Pameran ini juga datang saat Geely Auto Group mencatat penjualan 709.358 unit selama kuartal pertama. Di lini Geely Galaxy, merek tersebut disebut telah menjual lebih dari 2 juta unit dalam 37 bulan.

Ke depan, Geely menyiapkan Galaxy M7 yang diklaim mampu menempuh total jarak 1.730 km berkat platform GEA Evo. Perusahaan juga memperkenalkan Galaxy M9 Black Gold Intelligent Radiance Edition dan membuka pre-order untuk Galaxy Xingyao 7.

Geely masih berencana meluncurkan hingga lima mobil hybrid cerdas baru sambil memperluas penerapan i-HEV ke lebih banyak model. Langkah itu menunjukkan bahwa pabrikan ini ingin menjaga momentum lewat kombinasi efisiensi, performa, dan desain yang terus diperluas ke berbagai lini produk.

Source: carvaganza.com

Berita Terkait