Es Krim Lebih Aman Setelah Makan Ringan, Ahli Jelaskan Dampaknya Pada Gula Darah

Author: Redaksi Android62

Es krim lebih aman dinikmati setelah makan utama yang sudah seimbang, bukan saat perut masih kosong. Pada kondisi itu, gula dari es krim tidak langsung masuk sendirian ke tubuh sehingga dampaknya terhadap kadar gula darah cenderung lebih ringan.

Ahli gizi Fanny Baillancourt menilai momen yang paling masuk akal untuk menyantap es krim adalah sesudah makan siang ringan. Jika sebelumnya sudah ada salad, sedikit karbohidrat, dan protein, porsi kecil es krim masih bisa dinikmati tanpa terlalu mengganggu keseimbangan asupan.

Mengapa perut kosong bukan waktu terbaik

Saat es krim dimakan ketika lapar, gula di dalamnya lebih cepat masuk ke aliran darah. Kondisi ini bisa memicu lonjakan gula darah yang lebih tajam dibandingkan saat es krim dikonsumsi setelah makan.

Setelah naik terlalu cepat, kadar gula darah juga dapat turun lebih cepat. Efek ini membuat tubuh terasa lemas dan rasa lapar bisa muncul lagi dalam waktu yang relatif singkat.

Peran makanan sebelumnya terhadap penyerapan gula

Penjelasan ahli menekankan bahwa makanan pendamping sangat berpengaruh pada cara tubuh memproses gula. Serat, protein, dan lemak dari makanan lain dapat memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh.

Karena itu, es krim yang disantap setelah menu lengkap biasanya memberi dampak yang lebih ringan pada gula darah. Situasinya berbeda ketika makanan manis itu masuk tanpa pendamping, karena tubuh menerima gula secara lebih cepat dan langsung.

Waktu yang dinilai paling ideal

Baillancourt menyebut es krim lebih cocok menjadi penutup kecil setelah makan siang yang ringan. Dalam pola seperti ini, es krim tidak berdiri sendiri sebagai camilan saat tubuh belum mendapat asupan lain.

Jika makan siang sudah tinggi karbohidrat, tambahan dessert manis sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Energi yang masuk menjadi bertambah tanpa memberi manfaat besar bagi rasa kenyang, sehingga total kalori mudah melampaui kebutuhan.

Masih bisa dinikmati, asalkan porsinya kecil

Ada ruang untuk menikmati es krim setelah makan siang yang sederhana, termasuk jika menu ditutup dengan buah. Namun, ukuran porsinya tetap perlu dijaga agar tidak berubah menjadi kebiasaan makan manis berlebihan di sore hari.

Porsi kecil dinilai jauh lebih masuk akal dibanding makan berlebihan. Dengan begitu, es krim tetap bisa menjadi bagian dari pola makan yang lebih tertata tanpa membuat asupan gula melonjak terlalu tinggi.

Perhatian khusus bagi yang perlu menjaga gula darah

Baillancourt juga menegaskan bahwa orang yang rentan terhadap diabetes perlu lebih waspada. Lonjakan hiperglikemik pada tengah sore hari bisa menjadi masalah jika pola makan tidak diperhatikan dengan baik.

Bagi kelompok ini, waktu makan sama pentingnya dengan jenis makanan yang dipilih. Es krim tetap bisa dinikmati, tetapi tidak disarankan sebagai camilan spontan saat tubuh belum menerima asupan yang cukup.

Pilihan sederhana seperti menunggu setelah makan dapat membantu tubuh tetap lebih stabil sepanjang hari. Dengan memperhatikan waktu, porsi, dan komposisi makanan sebelumnya, es krim masih bisa dinikmati tanpa menimbulkan gangguan yang terlalu besar pada gula darah.

Source: www.beautynesia.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru