Evakuasi Jasad Pria Tanpa Identitas Usai Tertabrak Kereta Kargo di Ngampel, Polisi Telusuri Asalnya

Author: Redaksi Android62

Proses identifikasi pria tanpa identitas yang tewas tertabrak kereta api kargo di Kendal masih menjadi fokus utama kepolisian. Hingga pemeriksaan awal dilakukan, tidak ada kartu identitas maupun dokumen lain yang ditemukan pada tubuh korban.

Peristiwa itu terjadi di jalur rel KM 23+900, sebelah barat JPL Perlintasan 37, Desa Sudipayung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal. Korban meninggal di lokasi setelah mengalami benturan keras dengan rangkaian kereta yang melaju dari arah Semarang menuju Jakarta.

Kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 12.45 WIB, Minggu (17/5/2026). Polisi langsung melakukan pemeriksaan di lokasi untuk menelusuri kronologi sekaligus mencari petunjuk tentang siapa korban sebenarnya.

Bhabinkamtibmas Desa Sudipayung, Moh Saleh, menyampaikan bahwa korban diduga berada seorang diri di area rel sebelum kereta melintas. Keterangan awal itu masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

“Korban sepertinya berjalan sendirian di sekitar rel. Kereta datang dari arah Semarang menuju Jakarta,” ujar Saleh di lokasi kejadian. Informasi itu menjadi salah satu petunjuk awal dalam penelusuran peristiwa yang menewaskan korban.

Saat ditemukan, korban mengenakan kain sarung dan tidak memakai baju. Kondisi itu membuat identifikasi awal menjadi lebih sulit karena tidak ada benda pribadi atau dokumen yang bisa langsung membantu mengenali dirinya.

Polisi kemudian meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa untuk segera melapor. Ciri fisik korban kini menjadi salah satu acuan utama dalam proses pencocokan informasi di lapangan.

Setelah olah tempat kejadian perkara selesai, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr Soewondo Kendal. Pemeriksaan medis lanjutan dilakukan untuk membantu proses identifikasi sekaligus mendukung penyelidikan kepolisian.

Selain menelusuri identitas, penyidik juga mencari tahu alasan korban bisa berada di jalur rel yang jelas dilarang bagi pejalan kaki. Jalur tersebut masih aktif dilintasi kereta kargo dengan kecepatan tinggi, sehingga keberadaan orang di area itu sangat berisiko.

Peristiwa ini kembali mengingatkan bahaya aktivitas di sekitar rel kereta api. Masyarakat diminta tetap waspada dan tidak berada di area lintasan demi mencegah kecelakaan serupa.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terbaru