EVE Frontier kini selangkah lebih dekat ke perangkat handheld Valve setelah tim pengembangnya mulai serius menguji kemungkinan berjalan di Steam Deck. Target itu muncul seiring perubahan besar pada sistem kendali game yang kini makin ramah gamepad.
Di Fenris Creations, upaya tersebut bahkan sudah menjadi proyek sampingan yang cukup konkret. Scott McCabe, product manager Frontier, mengaku memiliki Steam Deck di mejanya dan sedang mencoba membuktikan apakah game itu bisa dibawa ke perangkat tersebut secara bertahap.
Kendali Baru Jadi Kunci
Perhatian pada Steam Deck tidak muncul dari ruang kosong. Frontier baru saja memperlihatkan perubahan besar lewat kontrol mengemudi baru dan dukungan gamepad, dua hal yang membuatnya terasa jauh berbeda dari EVE Online versi asli.
Menurut McCabe, apa pun yang bisa dijalankan melalui Proton pada dasarnya punya peluang untuk dipindahkan ke Steam Deck. Ia menilai, pada tahap itu, perbedaan utama antara Deck dan PC biasa lebih banyak berkaitan dengan daya dan performa.
McCabe juga menegaskan bahwa dukungan Steam Deck belum masuk ke rencana pengembangan resmi. Namun, ia menyebut langkah itu terasa sangat masuk akal karena Frontier kini sudah memiliki fitur kontrol manual yang lebih cocok untuk perangkat handheld.
Eksperimen Sudah Berjalan
Game director Sæmundur Hermannsson turut memberi sinyal optimistis ketika membahas topik yang sama. Ia menyebut upaya tersebut sebagai sesuatu yang “no-brainer”, meski sempat bercanda bahwa tim pemasaran mungkin tidak akan senang jika ada janji yang terdengar terlalu jauh.
Hermannsson menilai tantangan terbesar justru bukan pada Steam Deck itu sendiri, melainkan pada membuat Frontier nyaman dimainkan dengan gamepad sejak awal. Jika kontrol dasarnya sudah pas, maka porting ke handheld menjadi jauh lebih masuk akal.
Ia juga mengungkap bahwa eksperimen di Steam Deck sudah dimulai. Kendala yang muncul bukan pada inti permainan, melainkan pada launcher dan beberapa file konfigurasi yang sempat menghambat proses pengujian.
Keuntungan Besar Dibanding Banyak Game Lain
Salah satu faktor yang membuat peluang ini lebih terbuka adalah Frontier tidak bergantung pada anticheat tradisional. Hal itu penting karena banyak game populer justru bermasalah di Steam Deck akibat anticheat yang tidak cocok dengan Linux.
Sebagai gantinya, Frontier dirancang agar sangat mudah dimodifikasi dan nantinya akan bersifat open source. Tim Fenris menyebut sistem pengaman internalnya sebagai “digital physics”, yaitu batasan dalam game yang dibuat untuk mencegah cheat dan eksploit tanpa anticheat konvensional.
Bagi Hermannsson, dukungan Steam Deck tetap penting terutama untuk memperluas audiens. Ia mengaku bukan pengguna handheld PC yang sangat aktif, tetapi melihat perangkat itu sebagai jalur yang masuk akal untuk membawa game yang kompleks dan eksperimental ini ke lebih banyak pemain.
Dari sisi arah pengembangan, David Bowman selaku direktur pengembangan Frontier menyampaikan sasaran yang sama secara singkat. Ia menegaskan bahwa tujuan tim adalah menghadirkan game ini ke sebanyak mungkin pemain.
Jika pengujian terus berjalan mulus, Steam Deck bisa menjadi salah satu panggung paling menarik bagi EVE Frontier. Dengan kontrol yang makin cocok untuk gamepad dan hambatan teknis yang relatif lebih ringan, proyek sampingan ini berpotensi mengubah cara game tersebut menjangkau pemain di luar PC biasa.
