Perjalanan panjang lintas benua itu tidak sekadar soal sampai ke tujuan. T. Faisal Laksamana dan dr. Indriati ingin menunjukkan bahwa masa pensiun masih bisa diisi dengan aktivitas yang bergerak, terencana, dan tetap punya makna.
Keduanya sedang menyiapkan ekspedisi darat dari Indonesia menuju Mekkah, lalu berlanjut sampai Eropa. Perjalanan ini mereka beri nama “The Great Overland Journey Indonesia – Southeast Asia – Mekkah – Europe”.
Rencana keberangkatan awal mereka dijadwalkan pada Juli 2026, dengan rangkaian perjalanan yang berlangsung pada 2026–2027. Mereka akan membawa mobil pribadi dari Indonesia dan menempuh lintasan yang melewati banyak negara dengan karakter jalan yang berbeda.
Rute yang disusun melintasi banyak wilayah
Perjalanan dimulai dari kawasan Asia Tenggara sebelum masuk ke sejumlah negara yang sudah masuk dalam daftar lintasan. Malaysia, Thailand, Laos, dan China menjadi bagian awal yang harus dilewati pasangan ini.
Setelah itu, perjalanan berlanjut ke Nepal, India, dan Pakistan yang dikenal memiliki tantangan geografis tersendiri. Dari sana, kendaraan mereka akan melewati Afghanistan, Iran, Uni Emirat Arab, dan Oman sebelum akhirnya masuk Arab Saudi.
Tujuan akhir ekspedisi ini berada di negara-negara Eropa. Dengan rute sepanjang itu, ekspedisi mereka menuntut kesiapan fisik, disiplin logistik, dan kemampuan menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi jalan.
Bukan perjalanan pertama bagi keduanya
Faisal memandang ekspedisi ini bukan sebagai liburan panjang biasa. Ia ingin membuktikan bahwa usia senja tidak harus berhenti berkarya selama kondisi kesehatan masih mendukung.
Semangat itu juga terlihat dari pengalaman yang sudah mereka kumpulkan sebelumnya. Sejak awal 2022, keduanya telah menjelajahi 30 provinsi di Indonesia dan delapan negara di Asia Tenggara.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting sebelum mereka menempuh rute yang jauh lebih besar. Dibanding perjalanan sebelumnya, lintasan menuju Mekkah dan Eropa jelas jauh lebih kompleks karena melibatkan lebih banyak batas negara dan situasi perjalanan yang beragam.
Toyota Voxy jadi pilihan utama
Untuk ekspedisi ini, pasangan tersebut memilih Toyota Voxy lansiran 2022 sebagai kendaraan utama. MPV itu dinilai cocok karena kabinnya nyaman dan ruang kargonya luas untuk membawa perlengkapan selama perjalanan berbulan-bulan.
Pemakaian mobil pribadi juga memberi mereka keleluasaan dalam mengatur ritme perjalanan. Dengan cara itu, mereka bisa berhenti lebih fleksibel, menyesuaikan jadwal, dan menikmati karakter tiap wilayah yang dilewati.
Ada misi budaya di balik perjalanan
Ekspedisi ini tidak berhenti pada target geografis semata. Faisal dan Indriati juga ingin memperkenalkan budaya, keramahan, dan pesona alam Indonesia kepada masyarakat di negara-negara yang mereka singgahi.
Melalui interaksi langsung dengan warga setempat, keduanya berharap bisa membawa nama Indonesia dengan cara yang sederhana namun nyata. Mereka juga ingin ikut mengangkat citra Indonesia di mata internasional lewat perjalanan ini.
Seluruh rangkaian ekspedisi akan didokumentasikan melalui YouTube, Instagram, dan TikTok di akun rautv.id. Dokumentasi itu disiapkan agar masyarakat bisa mengikuti perkembangan perjalanan sekaligus melihat bagaimana pensiun dapat tetap diisi dengan petualangan yang terukur.
Source: carvaganza.com