Fajar Fathurrahman Tak Hanya Bersinar di Persija, Ia Juga Lulus Sarjana dan Diganjar Kampus

Bek Persija Jakarta, Fajar Fathurrahman, menambah daftar pencapaiannya setelah resmi meraih gelar Sarjana Pendidikan dari UNIMUDA Sorong. Pemain berusia 23 tahun itu mengikuti wisuda pada 30 Juni 2026 usai menuntaskan studi di Program Studi Pendidikan Jasmani.

Pencapaian akademik tersebut menjadi sorotan karena diraih di tengah padatnya aktivitas sebagai pesepak bola profesional. Di saat latihan, pertandingan, dan kewajiban bersama tim terus berjalan, Fajar tetap menyelesaikan pendidikan tingginya hingga dinyatakan lulus.

Penghargaan kampus atas prestasi di sepak bola

Selain menyelesaikan studi, Fajar juga menerima penghargaan sebagai wisudawan berprestasi dari pihak kampus. Penghargaan itu diberikan karena kontribusinya bersama Timnas Indonesia dalam meraih medali emas cabang sepak bola pada SEA Games 2023.

Dalam ajang tersebut, Fajar tampil menonjol dengan torehan lima gol. Catatan itu membuatnya menjadi top skor bersama Ramadhan Sananta dan Nguyen Van Tung dari Vietnam.

AspekDetail
NamaFajar Fathurrahman
KlubPersija Jakarta
GelarSarjana Pendidikan
KampusUNIMUDA Sorong
Program studiPendidikan Jasmani
Penghargaan kampusWisudawan berprestasi
Alasan penghargaanKontribusi di SEA Games 2023

Pesan orang tua menjadi dorongan utama

Fajar mengaku bangga dan bahagia karena berhasil menyelesaikan pendidikan hingga memperoleh gelar sarjana. Ia menegaskan bahwa dorongan terbesar datang dari kedua orang tuanya yang selalu mengingatkan pentingnya pendidikan untuk masa depan.

“Saya pastinya bangga dan bahagia bisa menyelesaikan pendidikan sampai mendapat gelar sarjana. Semua ini pesan dari Bapak dan Ibu bahwa selain bermain sepakbola pendidikan juga harus diperhatikan,” ujar Fajar.

Ia juga berharap gelar tersebut bisa menjadi bekal setelah karier profesionalnya di sepak bola berakhir. Sikap itu memperlihatkan bahwa Fajar memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang, bukan sekadar pelengkap perjalanan karier di lapangan.

Menjaga keseimbangan antara lapangan dan ruang kuliah

Keberhasilan Fajar menunjukkan bahwa atlet profesional tetap dapat membagi fokus antara tuntutan kompetisi dan kewajiban akademik. Di tengah agenda tim yang padat, ia mampu menuntaskan pendidikan di Fakultas Pendidikan, Bahasa, Sosial, dan Olahraga, Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong.

Bagi Persija Jakarta dan para pendukungnya, Fajar kini tidak hanya memberi kontribusi di lini pertahanan. Ia juga menjadi contoh disiplin dalam menjaga komitmen di luar lapangan, sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan tetap bisa diprioritaskan selama karier sepak bola terus berjalan.

Source: www.suara.com

Berita Terkait