Desainnya Diperdebatkan, Ferrari Luce Tetap Diburu di Thailand Meski Harganya Rp 18 Miliar

Author: Redaksi Android62

Ferrari Luce langsung menarik minat besar di Thailand meski harga jualnya mencapai sekitar Rp 18,3 miliar. SUV listrik ini dipasarkan melalui Cavallino Motors dan justru tetap diburu konsumen walau desainnya sempat menuai kritik.

Respons pasar tersebut menjadi sorotan karena Ferrari selama ini identik dengan sportcar, bukan SUV listrik. Kehadiran model ini menandai langkah baru Ferrari di luar portofolio utamanya, sekaligus memperlihatkan bahwa merek berlogo kuda jingkrak itu masih punya daya tarik kuat di pasar premium.

Harga Thailand Jauh Lebih Tinggi dari Eropa

Di Thailand, banderol Ferrari Luce disebut mencapai Rp 18,3 miliar. Nilai itu jauh lebih tinggi dibanding harga di Eropa yang hanya sekitar Rp 11,3 miliar.

Meski selisihnya besar, pemesanan tetap tidak sepi. Jumlah unit yang dipesan memang tidak diumumkan, tetapi respons awal menunjukkan minat konsumen tidak banyak terpengaruh oleh kritik desain maupun harga yang sangat tinggi.

Antrean Masih Berlaku untuk Pembeli Awal

Walau sudah bisa dipesan sejak bulan lalu, unit Ferrari Luce baru akan dikirim bulan depan. Artinya, pembeli yang masuk lebih awal tetap harus menunggu giliran sebelum mobil tiba di rumah masing-masing.

Kondisi ini menunjukkan permintaan terhadap model tersebut cukup tinggi. Benedetto Vigna, bos Ferrari, juga menyebut mobil ini mulai dicari konsumen global sejak pertama kali diperkenalkan ke publik.

Peluang Menuju Pasar Asia Tenggara Lain

Setelah hadir di Thailand, Ferrari Luce dinilai masih punya peluang masuk ke negara Asia Tenggara lain, termasuk Indonesia. Peluang itu terbuka karena pasar SUV tetap kuat dan segmen SUV listrik terus berkembang dengan banyak pilihan baru.

Di Indonesia, pasar SUV listrik memang semakin ramai, terutama dari merek asal China. Namun, untuk kelas BEV premium, jumlah model masih relatif sedikit sehingga memberi ruang bagi merek lain untuk masuk.

Ferrari sendiri belum punya rencana membawa SUV pertamanya ke Indonesia dalam waktu dekat. Saat ini pabrikan asal Italia itu masih fokus menjual sportcar unggulan, dan jika nantinya masuk ke Indonesia, prosesnya disebut masih memerlukan waktu beberapa bulan.

Kehadiran Ferrari Luce di Thailand juga memperlihatkan arah baru Ferrari di luar sportcar. Walau desainnya memicu perdebatan, mobil ini tetap mendapat tempat di pasar yang masih sangat menghargai nama besar Ferrari.

Bagi konsumen kelas atas, desain bukan satu-satunya pertimbangan. Kenyamanan, kelengkapan fitur, dan citra merek tetap menjadi alasan utama mengapa SUV listrik ini terus diminati meski harganya sangat tinggi.

Source: ridertua.com
Berita Terbaru