Ferrari Luce Hadir Dengan 1.113 Hp, Desain Minimalis Dan Harga Setara Rumah Mewah

Author: Redaksi Android62

Ferrari Luce langsung menarik perhatian bukan hanya karena statusnya sebagai mobil listrik murni pertama Ferrari, tetapi juga karena tenaganya yang mencapai 1.113 hp atau 1.128 PS. Angka itu menegaskan bahwa elektrifikasi di Maranello tidak diarahkan untuk meredam karakter, melainkan untuk membawa performa ke level yang tetap ekstrem.

Di atas kertas, Luce juga disiapkan sebagai model produksi 2027 dengan pengiriman unit perdana ke pasar Eropa pada akhir tahun 2026. Setelah itu, pasar Amerika Serikat akan menyusul pada awal tahun 2027, dengan harga dasar mulai dari €550.000 atau sekitar Rp9,5 miliar.

Arsitektur baru dari nol

Ferrari tidak mengambil jalan mudah dengan mengubah platform mesin pembakaran internal menjadi listrik. Untuk Luce, pabrikan asal Maranello itu membangun arsitektur elektrik murni baru dari nol dengan tegangan tinggi 880 Volt dan seluruh komponen digarap secara in-house.

Mobil ini akan diproduksi secara eksklusif di E-Building, fasilitas manufaktur terbaru Ferrari. Langkah tersebut memberi Ferrari kendali penuh atas paket teknis, mulai dari struktur sasis hingga sistem penggerak.

Sasis Luce memakai material all-aluminum dan mengusung cab-forward design. Penumpang ditempatkan lebih ke depan untuk mendukung proporsi dan dinamika, sementara pintu tengah atau center-opening doors memberi karakter visual yang berbeda dari model Ferrari lain.

Secara dimensi, Luce memiliki panjang 5.026 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.544 mm. Mobil ini sedikit lebih panjang dari Purosangue, tetapi atapnya dipangkas dua inci lebih rendah agar posturnya terlihat lebih rendah dan pipih.

Desain luar yang sangat bersih

Untuk sisi eksterior, Ferrari menggandeng LoveFrom, firma desain yang dipimpin Sir Jony Ive bersama Marc Newson. Pendekatan minimalis radikal yang mereka bawa tetap dijaga agar selaras dengan bahasa aerodinamika khas Ferrari.

Hasilnya adalah bodi yang dibuat sangat pipih demi mengejar koefisien hambatan udara serendah mungkin dalam sejarah mobil jalan raya Ferrari. Angka drag coefficient Luce tercatat 0,254, dibantu lorong angin besar di bagian bonnet serta detail bodi presisi yang menjaga permukaan tetap bersih.

Ferrari juga memasang velg berukuran besar, yakni 23 inci di depan dan 24 inci di belakang. Lampu depan dan buritan dibuat menyatu mulus di balik panel gelap ketika sistem padam, sehingga kesan futuristis tetap hadir tanpa meninggalkan sisi elegan.

Kabin yang tetap terasa mekanikal

Masuk ke kabin, Ferrari memilih arah yang tidak ikut tren mobil listrik modern yang serba layar. Luce menghindari pendekatan over-display dan justru memadukan panel digital OLED resolusi tinggi dengan tombol-tombol mekanis yang memberi sensasi taktil.

Lingkar kemudi berbahan aluminium dibuat dengan nuansa retro dan dikelilingi tombol fisik. Panel instrumen digital bahkan dibingkai cincin logam fisik agar nuansa mekanikal klasik tetap kuat di dalam kabin.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa Ferrari ingin pengalaman berkendara tetap terasa emosional meski sumber tenaganya sepenuhnya listrik. Kabin Luce tidak dirancang hanya untuk tampil canggih, tetapi juga untuk tetap memberi kesan mewah dan khas Ferrari.

Empat motor, satu karakter performa

Di sektor performa, Luce memakai empat motor listrik radial-flow permanent-synchronous yang dipasang pada tiap roda dan dikembangkan sepenuhnya secara mandiri. Susunan motor tersebut mengadopsi Halbach array untuk mengarahkan fluks magnetik ke stator.

Teknologi itu berasal dari unit daya jet darat Formula One dan digunakan untuk memaksimalkan densitas torsi. Dengan sistem penggerak semua roda, Luce menghasilkan tenaga 1.113 hp atau 1.128 PS, sementara akselerasi 0-100 km/jam diklaim tuntas dalam 2,5 detik.

Sumber energinya berasal dari baterai NMC berkapasitas bersih 122 kWh. Paket baterai ini dikembangkan bersama sel pasokan dari SK On dan ditempatkan merata di lantai sasis agar pusat gravitasi turun 95 mm dibanding Purosangue.

Arsitektur 880V juga mendukung pengisian cepat lewat infrastruktur 350 kW. Dalam kondisi tersebut, daya jangkau WLTP dapat dipulihkan hingga melebihi 529 kilometer.

Ferrari turut membekali Luce dengan fitur penghemat energi saat melaju konstan. Motor listrik depan akan otomatis terputus dalam kondisi cruising untuk menekan konsumsi daya.

Pengendalian tetap jadi fokus

Untuk menjaga karakter berkendara, Ferrari memasang suspensi aktif berbasis kelistrikan 48 Volt. Sistem ini bekerja sangat cepat sehingga anti-roll bars fisik bisa dihilangkan tanpa mengorbankan stabilitas.

Luce juga dilengkapi four-wheel steering dan torque vectoring independen pada kedua poros roda. Kombinasi itu ditujukan untuk menjaga ketepatan manuver sekaligus kestabilan saat mobil dipacu dalam kondisi dinamis.

Dengan seluruh pendekatan tersebut, Ferrari menunjukkan bahwa elektrifikasi pada Luce bukan sekadar perubahan sumber tenaga. Model ini justru diposisikan sebagai pernyataan teknis dan desain yang tetap membawa identitas Ferrari ke era listrik.

Source: www.oto.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru