Festival Muharram 1448 H akan menghadirkan perpaduan tausiyah, musik religi, dan pertunjukan visual modern di Taman Bendera Pusaka. Acara ini digelar selama dua hari, pada Minggu, 14 Juni hingga Senin, 15 Juni 2026, dan dibuka gratis untuk umum.
Salah satu daya tarik utamanya adalah Video Mapping Performance yang memanfaatkan dinding ikonik atau ruang terbuka di sekitar Taman Bendera Pusaka sebagai media proyeksi lampu dan animasi digital. Pertunjukan ini dirancang untuk menggabungkan narasi sejarah hijrah dengan seni islami serta teknologi.
Hari pertama berisi tausiyah dan penampilan musisi religi
Pada hari pembuka, pengunjung akan terlebih dahulu mengikuti tausiyah dari Ustad Jojo. Setelah itu, panggung akan diisi oleh Opick, Ezzura, dan Fatin Shidqia yang membawa warna hiburan bernuansa religi.
Susunan acara hari pertama dibuat agar dakwah dan musik hadir dalam satu format yang ringan diikuti. Pola ini juga memberi ruang bagi keluarga untuk menikmati acara tanpa meninggalkan unsur edukatif.
Malam pergantian Tahun Baru Islam diisi suasana yang lebih khidmat
Memasuki hari kedua yang bertepatan dengan malam pergantian Tahun Baru Islam, suasana festival diperkirakan lebih hangat dan khidmat. Tausiyah pada malam itu akan diisi oleh Ustad Akri Patrio.
Deretan penampil yang dijadwalkan tampil meliputi Haddad Alwi, Snada, Jaz Hayat, dan Jakarta Happy Voice. Kehadiran mereka menambah daya tarik festival bagi pengunjung dari berbagai usia.
Acara gratis untuk warga Jakarta dan sekitarnya
Festival Muharram 1448 H dirancang sebagai agenda syiar budaya dan religi yang ramah keluarga. Dengan format terbuka dan gratis, acara ini menjadi pilihan kegiatan akhir pekan bagi warga Jakarta dan sekitarnya yang ingin menyambut Tahun Baru Islam di ruang publik ibu kota.
Rangkaian dua hari tersebut menghadirkan kebersamaan, hiburan, dan nuansa spiritual dalam satu tempat. Taman Bendera Pusaka pun menjadi titik temu bagi pengunjung yang ingin merayakan Muharram dengan cara yang tertib dan mudah dijangkau.
