Alvin, Simon, dan Theodore dijadwalkan kembali ke bioskop pada 2028, bertepatan dengan peringatan 70 tahun waralaba Alvin and the Chipmunks. Proyek ini menjadi film layar lebar baru pertama sejak Alvin and the Chipmunks: The Road Chip yang dirilis pada 2015.
Rencana tersebut hadir setelah Big Shot Pictures menyelesaikan usaha patungan dengan Bagdasarian Productions, pemilik hak cipta waralaba tersebut. Big Shot Pictures juga mengakuisisi 25 persen kepemilikan dalam merek Alvin and the Chipmunks.
Film Baru Masih Menyimpan Sejumlah Pertanyaan
Belum ada distributor yang ditetapkan untuk film baru tersebut. Rincian mengenai cerita, pemain, sutradara, serta bentuk produksinya juga belum diumumkan.
Meski begitu, target rilis 2028 menempatkan proyek ini sebagai bagian dari perayaan penting bagi waralaba keluarga yang dimulai pada 1958. Kehadiran film tersebut menandai upaya membawa karakter lama ke fase pengembangan baru.
| Periode | Peristiwa |
|---|---|
| 1958 | Ross Bagdasarian menciptakan Alvin and the Chipmunks. |
| 2007 | Film musikal live-action pertama dirilis oleh 20th Century Fox. |
| 2015 | Alvin and the Chipmunks: The Road Chip menjadi film bioskop terakhir. |
| 2028 | Film baru direncanakan tayang saat waralaba berusia 70 tahun. |
Big Shot Pictures Siapkan Pengembangan Lebih Luas
Kesepakatan dengan Bagdasarian Productions memberi Big Shot Pictures peran dalam mengembangkan proyek-proyek baru terkait Alvin dan kawan-kawan. Arah pengembangannya tidak hanya mencakup film bioskop, melainkan juga berpotensi memasuki format hiburan lain.
Menurut laporan The Hollywood Reporter yang dikutip CNN Indonesia, kerja sama itu membuka peluang produksi konten digital berdurasi pendek. Konten tersebut direncanakan hadir di YouTube dan platform lain, serta dapat diperluas ke bidang musik.
Akun Instagram Big Shot Pictures juga telah membagikan desain baru karakter Alvin. Unggahan itu disertai pesan singkat yang menandai kembalinya para Chipmunks.
Waralaba dengan Jejak Panjang
Dunia Alvin and the Chipmunks berfokus pada tiga tupai bersaudara yang bernyanyi, yaitu Alvin, Simon, dan Theodore. Mereka tinggal bersama Dave Seville yang menjadi manajer sekaligus wali sah mereka.
Ross Bagdasarian menciptakan waralaba ini pada 1958, sebelum pengelolaannya diteruskan keluarganya. Ross Bagdasarian Jr. dan Janice Karman dari Bagdasarian Productions telah memimpin pengelolaan waralaba tersebut sejak dekade 1970-an.
Selama perjalanannya, merek ini meraih enam Grammy Awards dan berkembang melalui sejumlah serial televisi. Film live-action produksi 20th Century Fox pada 2007 kemudian memperkenalkan kembali karakter tersebut kepada penonton yang lebih luas.
Empat film musikal live-action yang dibuat setelah itu secara kolektif meraih hampir US$1,5 miliar di box office global. Capaian tersebut menunjukkan daya tahan waralaba ini di tengah pergantian generasi penonton.
Target Membawa Chipmunks ke Fase Berikutnya
CEO Big Shot Pictures Brian Robbins menilai keluarga Bagdasarian telah membangun salah satu merek hiburan keluarga yang paling bertahan lama. Ia menyatakan antusiasmenya untuk bekerja bersama mereka dalam mengembangkan fase berikutnya.
“Kami sangat senang dapat bermitra dengan keluarga Bagdasarian untuk membawa Alvin dan kawan-kawan ke abad ke-21 dengan skala, kreativitas, dan energi yang layak mereka dapatkan,” kata Robbins dalam pernyataannya. Bagdasarian Jr. dan Karman menilai kolaborasi tersebut sebagai momentum tepat setelah hampir tujuh dekade menjaga konten Chipmunk.
Source: www.cnnindonesia.com






