Finis Keenam Dari Start Ke-17, Veda Ega Pratama Tambah 10 Poin di Jerez

Veda Ega Pratama menutup seri Moto3 Spanyol di Sirkuit Jerez dengan hasil yang mencuri perhatian setelah finis keenam meski memulai balapan dari posisi ke-17. Capaian itu membuat pebalap muda Indonesia tersebut membawa pulang 10 poin tambahan dan langsung naik ke posisi keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 37 poin.

Hasil tersebut terasa istimewa karena Veda harus bekerja keras sejak awal lomba. Start dari barisan belakang tidak membuat ritmenya goyah, dan ia tetap mampu menjaga kecepatan hingga terus menekan para pesaing di depannya.

Kebangkitan dari grid belakang

Begitu balapan dimulai, Veda langsung menunjukkan agresivitas. Ia mampu naik ke posisi ke-14 pada lap pertama, sebuah langkah awal yang penting untuk membuka peluang memperbaiki hasil.

Keputusan untuk tidak bermain aman menjadi pembeda di Jerez. Veda terus mencari celah di tengah persaingan rapat dan perlahan mengumpulkan posisi hingga akhirnya menembus lima besar pada lap ke-13.

Pergerakan itu memperlihatkan kemampuan Veda membaca situasi lintasan dengan baik. Dari pebalap yang memulai lomba jauh dari depan, ia berubah menjadi salah satu nama yang ikut bersaing dalam perebutan posisi teratas.

Duel penentu di lap akhir

Persaingan paling sengit terjadi menjelang garis finis saat Veda terlibat duel dengan pebalap Spanyol, Alvaro Carpe, untuk memperebutkan posisi kelima. Pertarungan berlangsung ketat hingga lap terakhir dan menuntut konsentrasi penuh di setiap tikungan.

Pada momen penentuan, Carpe berhasil melakukan manuver agresif yang mengubah posisi Veda. Dampaknya, Veda harus turun satu tempat dan akhirnya mengakhiri balapan di urutan keenam.

Meski gagal mengamankan posisi lima besar, hasil itu tetap bernilai tinggi. Finis keenam menjadi bukti bahwa Veda mampu bertahan dalam tekanan besar dan tetap kompetitif meski memulai balapan dari posisi yang tidak ideal.

Dari kualifikasi yang menjanjikan ke balapan yang berat

Perjalanan Veda di Jerez sebenarnya sempat terlihat menjanjikan pada sesi kualifikasi kedua. Pada Sabtu, 25 April 2026 sore WIB, ia mencatat waktu terbaik 1 menit 45,738 detik dan sempat memimpin sesi.

Namun, hasil bagus itu berubah setelah Veda mengalami highside di penghujung sesi. Insiden tersebut membuatnya gagal memperbaiki catatan waktu dan harus menerima старт dari posisi ke-17, dengan jarak 1,6 detik dari peraih pole position.

Situasi itu membuat tantangan di balapan utama menjadi jauh lebih berat. Meski begitu, performa Veda justru menunjukkan daya saing yang kuat karena tetap mampu keluar dari tekanan sejak awal dan menjaga peluang hingga akhir lomba.

Tambahan 10 poin dari Jerez kini menegaskan konsistensi Veda di musim Moto3 2026. Koleksi 37 poin dan posisi keenam di klasemen sementara menjadi gambaran bahwa pebalap muda Indonesia tersebut tidak hanya bisa bertahan, tetapi juga mampu membalikkan keadaan saat berada dalam situasi sulit.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait