Google kembali membawa pendekatan yang jauh lebih sederhana lewat Fitbit Air, sebuah fitness band tanpa layar yang diposisikan sebagai pesaing baru Whoop 5.0 dan Whoop MG. Dengan harga $99, perangkat ini sengaja dibuat untuk pengguna yang ingin memantau kesehatan tanpa harus berhadapan dengan tampilan dan notifikasi yang terus muncul di pergelangan tangan.
Pilihan desain itu terasa berbeda di saat banyak wearable justru makin besar dan makin padat fitur. Fitbit Air mengambil arah sebaliknya dengan mengutamakan pemantauan pasif, sehingga tetap nyaman dipakai saat olahraga, tidur, maupun aktivitas harian.
Fokus ke pemantauan kesehatan
Google membekali Fitbit Air dengan sensor detak jantung optik untuk pemantauan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu. Perangkat ini juga memakai sensor merah dan inframerah untuk membaca SpO2 atau kadar oksigen darah, lalu sensor suhu perangkat untuk memperkirakan variasi suhu kulit.
Di bagian pendukung, ada akselerometer tiga sumbu, giroskop, dan motor getar. Kombinasi itu dipakai untuk notifikasi irama jantung tidak teratur, peringatan detak jantung tinggi dan rendah, pemantauan heart-rate variability, serta manajemen cardio load.
Selain fitur yang lebih canggih, Fitbit Air tetap mencatat metrik dasar seperti langkah, jarak, dan kalori terbakar. Semua data tersebut diproses lalu ditampilkan lewat aplikasi Google Health di perangkat pendamping.
Tanpa layar, tanpa distraksi
Karena tidak punya layar, Fitbit Air memang tidak dirancang untuk memperlihatkan data aktivitas secara langsung di pergelangan tangan. Perangkat ini juga tidak membawa fitur pintar seperti notifikasi di pergelangan tangan, sehingga fokusnya benar-benar tertuju pada pengumpulan data kesehatan.
Google menempatkan perangkat ini sebagai alat yang bekerja otomatis, termasuk saat mendeteksi aktivitas tanpa input manual. Pendekatan seperti ini membuat Fitbit Air lebih cocok bagi pengguna yang ingin memakai wearable sepanjang hari tanpa gangguan visual yang terus-menerus.
Ketiadaan GPS bawaan juga menjadi bagian dari karakter sederhananya. Untuk pelacakan lokasi, perangkat ini tetap membutuhkan ponsel.
Ringkas untuk dipakai tidur
Secara fisik, Fitbit Air dibuat tipis dan ringan. Ketebalannya 8,3 mm dengan bobot 5,2 gram tanpa strap, lalu menjadi 12 gram saat memakai band.
Ukuran tersebut membuatnya jauh lebih sederhana dibanding banyak smartwatch yang cenderung lebih tebal. Bagi pengguna yang memprioritaskan kenyamanan saat tidur, bentuk minimalis ini menjadi salah satu nilai jual utamanya.
Daya tahan dan pengisian
Untuk baterai, Fitbit Air diklaim mampu bertahan hingga satu minggu dalam sekali isi daya. Pengisian menggunakan charger magnetik proprietary, tetapi perangkat bisa diletakkan di charger dari arah mana pun.
Google menyebut pengisian selama lima menit sudah cukup untuk menambah daya satu hari. Pengisian penuh memakan waktu sekitar 90 menit.
Strap yang bisa diganti
Fitbit Air memakai sistem band yang fleksibel, sehingga perangkat bisa disesuaikan untuk berbagai kebutuhan. Opsi warna strap yang tersedia meliputi Obsidian, Fog, Lavender, dan Berry, dengan buckle stainless steel untuk penyesuaian yang lebih mudah.
Unit standar hadir dengan Performance Loop Band berbahan fabric. Ada juga Active Bands berbahan silikon dan Modern Bands yang dijual terpisah, dengan harga mulai dari $35 per strap.
Dukungan iPhone dan Android
Perangkat ini tidak eksklusif untuk Android. Fitbit Air mendukung iPhone dengan iOS 16.4 atau lebih baru, serta sebagian besar ponsel Android 11 atau lebih baru.
Pengguna tetap memerlukan Google Health app dan akun Google untuk memakai perangkat ini. Menariknya, Fitbit Air bisa dipasangkan bersamaan dengan Google Pixel Watch di aplikasi yang sama, lalu data dari masing-masing perangkat dapat dilihat terpisah lewat fitur pemfilteran perangkat di Google Health app versi baru.
Sebagian fitur gratis, sebagian lewat langganan
Sebagian besar fungsi Fitbit Air bisa dipakai hanya dengan akun Google gratis. Namun, ada juga fitur yang tetap membutuhkan langganan Google Health Premium, penerus Fitbit Premium.
Langganan tersebut dibanderol $9.99 per bulan atau $99.99 per tahun. Biaya bulanan itu sama dengan Fitbit Premium, tetapi biaya tahunannya $20 lebih mahal.
Manfaat utama langganan ini adalah akses ke Google Health Coach, fitur berbasis AI yang sebelumnya diperkenalkan dalam versi pratinjau sebagai Fitbit Health Coach. Layanan itu memberi tips personal dan rencana latihan berdasarkan data kesehatan pengguna, dan Google juga menyebut Health Premium gratis untuk pelanggan Google AI Pro dan Ultra.
Fitbit Air sudah bisa dipesan lebih dulu dan akan tersedia pada May 26. Dengan pendekatan tanpa layar, fokus pemantauan kesehatan yang pasif, dan dukungan lintas perangkat, Google menawarkan alternatif yang lebih sederhana bagi pengguna yang tidak ingin smartwatch terasa terlalu rumit.







