Forum yang akan digelar JMSI Jawa Timur bersama pelantikan pengurus baru diposisikan sebagai ruang untuk membedah isu pendidikan secara lebih terbuka, termasuk program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Dinas Pendidikan Jawa Timur menyambut baik gagasan itu karena forum publik dinilai dapat mempertemukan banyak pihak untuk mencari solusi yang lebih utuh.
Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai menyampaikan dukungan tersebut saat menerima panitia pelantikan dan pengurus JMSI Jatim di kantornya, Surabaya, Kamis sore. Ia mengapresiasi rencana pelantikan pengurus JMSI Jatim periode 2025-2030 yang akan dipadukan dengan diskusi publik bertema “Media Pers Profesional Melindungi Kepentingan Publik” di Grand Mercure Surabaya pada 10 Juni 2026.
Aries menilai pembahasan pendidikan di Jawa Timur memang perlu ruang yang mampu menampung berbagai sudut pandang. Menurut dia, isu yang muncul di lapangan, termasuk MBG, dapat dibahas bersama agar jalan keluarnya lebih jelas dan tidak parsial.
Ia juga membuka peluang keterlibatan lebih luas dalam forum itu. Kepala daerah, akademisi, dan insan pers disebut bisa dihadirkan agar diskusi berjalan komprehensif dan tidak berhenti pada satu sisi persoalan saja.
Dari sisi JMSI Jatim, dukungan dari Dindik Jatim disambut positif. Ketua JMSI Jatim Syaiful Anam memastikan sektor pendidikan menjadi salah satu fokus program organisasi setelah pelantikan pengurus baru dilakukan.
Syaiful menilai pendidikan merupakan bidang besar di Jawa Timur, sejajar dengan kesehatan, sehingga layak mendapat perhatian khusus. Ia mengatakan program di sektor pendidikan akan segera ditindaklanjuti setelah pelantikan berlangsung.
JMSI Jatim selama ini juga disebut aktif menjalin kolaborasi di sejumlah bidang lain. Kerja sama itu mencakup UMKM, kesehatan, hingga migas, dan sektor pendidikan akan segera disusun sebagai agenda yang berjalan bergiliran.
Setelah pelantikan, JMSI Jatim juga akan menggelar rapat kerja untuk membahas teknis program prioritas organisasi. Salah satu agenda yang masuk pembahasan adalah sektor pendidikan, bersama bidang-bidang lain yang akan dijalankan.
Sementara itu, kesiapan acara pelantikan dan FGD juga terus dimatangkan oleh panitia. Ketua Panitia Pelantikan JMSI Jatim dan FGD H. Supardi Hardy menyebut persiapan sudah hampir rampung.
Supardi juga menjelaskan bahwa Ketua JMSI Pusat dan pimpinan Dewan Pers telah mengonfirmasi kehadiran. Panitia turut mengundang pakar komunikasi digital dari perguruan tinggi di Surabaya sebagai pembicara dalam forum tersebut.
Selain itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga diundang sebagai keynote speaker. Panitia berharap kehadirannya tidak berhalangan sehingga forum yang membahas pendidikan hingga MBG itu bisa berlangsung lebih lengkap.
Source: javasatu.com






