Foto Femas di Masjid Korea Selatan Beredar, Keberadaannya Belum Terjangkau

Author: Redaksi Android62

Foto seorang WNI asal Madiun bernama Femas yang duduk di sebuah masjid di Korea Selatan menjadi petunjuk terbaru dalam pencariannya. Namun, kemunculan foto itu belum menandakan bahwa ia telah ditemukan atau diamankan secara resmi oleh pihak berwenang.

Unggahan akun Threads @sarjanabackpacker pada 20 Juli 2026 menyebut keberadaan Femas masih sulit dijangkau. Informasi yang beredar sejauh ini juga masih bertumpu pada unggahan media sosial dan tangkapan layar percakapan.

Petunjuk di Masjid Belum Menjawab Statusnya

Foto tersebut tidak menjelaskan apakah Femas telah berkomunikasi kembali dengan pihak perjalanan wisata atau kepolisian Korea Selatan. Tidak ada keterangan yang memastikan lokasi masjid maupun kondisi terbaru Femas setelah foto itu beredar.

Seorang pengirim pesan kepada pemilik akun Threads mengaku Femas baru berada di masjid tempat ia bermalam selama dua hari terakhir. Dalam keterangan yang sama, Femas disebut sebelumnya tidur selama sekitar dua minggu.

Pengirim pesan itu juga menyampaikan bahwa Femas mengaku memegang Visa E9 dan sedang tidak bekerja. Ia disebut sempat diajak mencari pekerjaan karena pengirim pesan tersebut juga mengaku sedang menganggur.

Waktu Peristiwa Keterangan
Akhir Juni 2026 Femas terpisah dari rombongan Ia disebut berpamitan menuju Myeongdong untuk melihat sepatu.
18 Juli 2026 Kisah pencarian diunggah Akun @sarjanabackpacker membagikan informasi pencarian oleh pihak perjalanan.
20 Juli 2026 Foto kembali beredar Femas terlihat duduk di sebuah masjid di Korea Selatan.

Berangkat dalam Rombongan Wisata

Kasus ini bermula ketika Femas mengikuti perjalanan wisata terbuka ke Korea Selatan melalui agen Berani Backpacker. Ia kemudian dilaporkan tidak kembali ke hotel setelah meminta izin kepada pemimpin tur untuk melihat-lihat sepatu di kawasan Myeongdong.

Setelah berpisah dari rombongan, Femas disebut tidak merespons telepon maupun pesan WhatsApp. Pemimpin tur lalu mencari di lokasi terakhir yang diketahui dan melaporkan kehilangan itu kepada kepolisian Korea Selatan.

Menurut informasi yang dikutip VIVA, Femas sebelumnya tidak terlihat mengalami kesulitan sepanjang perjalanan. Ia dikenal pendiam, tetapi pemimpin tur yang sekamar dengannya tetap mengajaknya berbicara, makan, dan berjalan bersama.

Keterangan Mengenai Visa E9 Berbeda-beda

Percakapan yang beredar memunculkan beberapa versi mengenai alasan Femas berada di Korea Selatan. Pada satu kesempatan, ia disebut mengatakan telah meninggalkan pekerjaan di sektor perikanan, sedangkan pada kesempatan lain ia menyebut kabur dari pihak perjalanan.

Keterangan lain yang diterima teman pengirim pesan menyebut Femas berasal dari program G to G perikanan dan telah meninggalkan pekerjaannya. Beragam informasi itu belum disertai kepastian mengenai status Femas di hadapan otoritas setempat.

Visa E9 disebut sebagai visa kerja dari pemerintah Korea Selatan bagi warga negara dari negara mitra, termasuk Indonesia. Visa tersebut digunakan untuk pekerjaan di sektor manufaktur, konstruksi, pertanian, perikanan, dan jasa.

Hingga pembaruan pada 20 Juli 2026, foto di masjid hanya menjadi penanda bahwa jejak Femas kembali muncul. Pencarian serta upaya memastikan keberadaannya masih menjadi perhatian di kalangan WNI di Korea Selatan.

Source: www.viva.co.id
Berita Terbaru