Kabar mengenai program bayi tabung yang dijalani Citra Kirana dan Rezky Aditya belum membawa hasil sesuai harapan. Keinginan pasangan ini untuk menambah momongan dan menghadirkan adik bagi Keene Atharrazka Adhitya, atau Athar, pun masih harus tertunda.
Citra mengaku kondisi itu terasa berat karena harapan yang sudah dibangun cukup besar sejak proses berjalan. Meski demikian, ia memilih tetap tenang dan menerima hasil yang belum sesuai keinginan keluarga kecilnya.
Proses sempat berjalan lancar
Dalam penuturannya di kanal YouTube Reyben Entertainment, Citra menjelaskan bahwa program IVF itu dimulai dari Januari. Pada tahap awal, rangkaian proses berjalan cukup mulus dan tidak menemui kendala berarti.
Situasi tersebut sempat membuat Citra dan Rezky optimistis. Keduanya merasa tahapan yang ditempuh bergerak sesuai rencana, terutama saat proses sudah mendekati tahap transfer embrio.
Citra juga menyesuaikan aktivitas hariannya selama menjalani program tersebut. Ia memilih mengurangi pekerjaan agar kondisi tubuh tetap terjaga dan peluang keberhasilan program bisa lebih maksimal.
Hasil test pack tidak sesuai harapan
Harapan itu akhirnya belum terwujud ketika hasil test pack menunjukkan hasil negatif. Dari situ, keinginan untuk segera menambah anggota keluarga harus kembali ditunda.
Citra tidak menutupi rasa sedih yang dirasakannya setelah menerima hasil tersebut. Ia mengaku terpukul karena babak baru yang diharapkan untuk keluarga mereka belum berhasil.
Meski kecewa, Citra berusaha tidak larut terlalu lama dalam perasaan itu. Ia mencoba memandang keadaan dengan lebih lapang dan menerima bahwa ada hal-hal yang berada di luar kendali manusia.
Athar jadi penguat di tengah kecewa
Di tengah situasi tersebut, Athar justru menjadi sosok yang memberi semangat bagi Citra. Ia menyebut putranya memiliki hati yang besar dan mampu menghibur saat dirinya sedang rapuh.
Keberadaan Athar membuat suasana rumah tetap hangat meski keinginan untuk punya adik belum tercapai. Citra juga menyadari bahwa sang putra ternyata ikut menginginkan kehadiran saudara baru.
Kondisi emosional itu membuat Citra dan Rezky semakin berhati-hati menyikapi hasil program bayi tabung yang gagal. Mereka tidak ingin memaksakan keadaan, meski harapan untuk menambah anak tetap ada.
Pasrah sambil tetap menjaga doa
Setelah hasil belum berhasil, Citra dan Rezky memilih bersikap pasrah. Mereka menyerahkan urusan keturunan kepada kehendak Tuhan sambil tetap menjaga doa dan harapan.
Citra menegaskan bahwa manusia hanya bisa berencana, sedangkan keputusan akhir berada di tangan Allah. Sikap itu menjadi cara mereka untuk tetap kuat sambil menerima bila rencana memiliki anak lagi belum menjadi bagian dari jalan hidup saat ini.
Dukungan keluarga kecil mereka juga membantu menjaga ketenangan. Bagi Citra, masih ditemani Athar dan orang-orang terdekat membuat hari-hari setelah kegagalan program tersebut tetap bisa dijalani dengan lebih lapang.
