Hasil uji buta video selfie terbaru justru menempatkan dua ponsel kelas menengah Samsung dalam sorotan utama. Galaxy A37 dan Galaxy A57 disebut tampil sangat meyakinkan saat disandingkan dengan tiga flagship yang secara spesifikasi seharusnya lebih unggul.
Situasi ini menarik karena pengujiannya dilakukan tanpa identitas perangkat. Setiap video hanya diberi label Phone 1 sampai Phone 5, sehingga penilaian benar-benar bergantung pada hasil rekaman, bukan pada nama besar di baliknya.
Lima perangkat, satu arena penilaian
Perbandingan ini melibatkan lima model dengan kelas yang berbeda jauh. Tiga perangkat datang dari kubu flagship, yaitu vivo X300 Ultra, Oppo Find X9 Ultra, dan Samsung Galaxy S26 Ultra.
Dua perangkat sisanya adalah Samsung Galaxy A37 dan Galaxy A57. Seluruh cuplikan video selfie ditampilkan secara acak, lalu penonton diminta memilih hasil terbaik setelah melihatnya di TikTok, Instagram, dan YouTube.
Agar penilaian lebih mudah, gambar diam juga ikut disediakan. Versi video berkualitas tinggi pun dibuka untuk diunduh supaya kompresi platform tidak terlalu mengganggu detail, warna, dan ketajaman.
Kelas menengah yang tidak terlihat lemah
Di atas kertas, persaingan ini sebenarnya berat sebelah. Vivo X300 Ultra dan Oppo Find X9 Ultra disebut sebagai dua camera phone teratas pada 2026, sementara Galaxy S26 Ultra berada sedikit di bawah keduanya.
Untuk kamera depan, vivo dan Oppo sama-sama membawa sensor 50MP. Galaxy S26 Ultra memakai sensor 12MP yang sudah dioptimalkan, sedangkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 juga menggunakan sensor 12MP tanpa autofocus.
Perbedaan itu belum berhenti di sisi kamera. Tiga model premium dalam pengujian ini sama-sama memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, sedangkan dua model Samsung kelas menengah tidak dibekali perangkat pemrosesan gambar di level flagship.
Namun hasil peninjauan disebut tetap membuat Galaxy A37 dan Galaxy A57 terlihat sangat kompetitif. Keduanya mampu masuk ke percakapan yang biasanya hanya diisi perangkat premium.
Harga membuat hasilnya terasa jauh lebih mengejutkan
Daya tarik terbesar dari uji buta ini bukan hanya kualitas gambarnya, tetapi juga jarak harga antarkelas yang sangat lebar. Vivo X300 Ultra memiliki MSRP €2,000, sedangkan Samsung Galaxy A37 dibanderol kurang dari seperenamnya, yakni €300.
Selisih itu bahkan belum memperhitungkan harga pasar aktual. Disebutkan bahwa harga ritel Galaxy A37 di lapangan sudah lebih rendah dari MSRP, sehingga jarak biaya antara perangkat menengah dan flagship premium menjadi makin besar.
Kondisi seperti ini membuat performa video selfie yang kompetitif terasa lebih bernilai. Bagi pengguna yang sering melakukan vlogging, panggilan video, atau membuat konten media sosial, kamera depan yang bagus bisa menjadi faktor penentu.
Posisi unik Galaxy S26 Ultra
Di tengah perhatian pada dua model menengah Samsung, Galaxy S26 Ultra tetap punya tempat tersendiri. Model ini belum sepenuhnya menyamai vivo dan Oppo untuk kamera secara keseluruhan, tetapi masih menawarkan dua keuntungan penting.
Keuntungan itu ada pada harga yang lebih rendah dibanding dua rival ultra-premium dan ketersediaan pasar yang lebih luas. Karena itu, posisinya tetap relevan bagi pengguna yang mencari kelas atas tanpa harus masuk ke level harga paling tinggi.
Penilaian publik masih berjalan
Hasil akhir uji buta ini belum ditutup. Penonton masih diminta memilih video favorit mereka, sementara kolom komentar juga dibuka untuk menampung penilaian subjektif.
Faktor seperti warna kulit, stabilitas, detail wajah, pencahayaan, dan karakter pemrosesan gambar kemungkinan akan sangat memengaruhi pilihan. Identitas asli di balik Phone 1 sampai Phone 5 baru akan diumumkan kemudian, bersama hasil voting publik.
Jika pilihan akhir justru mengarah ke perangkat yang harganya jauh lebih rendah, peta persaingan kamera depan ponsel bisa berubah cukup besar. Uji ini juga menegaskan bahwa video selfie kini layak mendapat perhatian setara dengan kamera belakang.
Source: www.gsmarena.com