Harga Galaxy S26 Ultra kini turun ke $919.99 untuk varian 256GB, setelah mendapat potongan 29% pada momen Prime Day. Angka itu langsung mengubah posisi ponsel flagship Samsung ini dari terlalu mahal menjadi jauh lebih menarik, setidaknya bagi calon pembeli yang memang sudah mengincarnya sejak awal.
Meski begitu, harga baru tersebut belum otomatis membuat Galaxy S26 Ultra menjadi pilihan paling rasional di kelasnya. Di kisaran hampir $900, perangkat ini tetap menyasar pembeli yang menginginkan paket Samsung paling lengkap, paling besar, dan paling bertenaga.
Masih sangat premium, tetapi tekanannya sudah berkurang
Saat pertama kali meluncur, Galaxy S26 Ultra dibanderol $1,299.99. Harga awal itu sejak awal menjadi hambatan terbesar, karena banyak orang menilai perangkat ini terlalu mahal walaupun membawa spesifikasi kelas atas.
Penurunan harga saat Prime Day membuat jarak antara nilai jual dan minat beli terasa lebih seimbang. Bagi sebagian orang, inilah titik harga yang selama ini dinanti sebelum berani melangkah ke model Ultra.
Isi paket yang tetap sulit ditandingi
Di atas kertas, Galaxy S26 Ultra masih menjadi salah satu ponsel Android paling bertenaga. Samsung membekalinya dengan prosesor Snapdragon terbaru, RAM 12GB sebagai standar, layar AMOLED 6,9 inci, kecepatan pengisian daya yang disebut sangat tinggi, serta stylus bawaan.
Ponsel ini juga membawa fitur Privacy Display dan sejumlah kemampuan perangkat lunak berbasis AI. Kombinasi tersebut membuatnya tetap terlihat sebagai perangkat yang ditujukan untuk pengguna yang ingin fitur Samsung paling lengkap dalam satu bodi.
| Aspek | Galaxy S26 Ultra | Keterangan |
|---|---|---|
| Harga promo | $919.99 | Varian 256GB, turun 29% |
| Harga awal | $1,299.99 | Harga saat rilis |
| Layar | AMOLED 6,9 inci | Panel kelas atas |
| RAM | 12GB | Standar |
| Fitur lain | Stylus bawaan, Privacy Display, AI | Menjadi daya tarik utama |
Kenapa diskon ini tetap tidak cocok untuk semua orang
Harga yang turun tidak menghapus kelemahan yang masih melekat pada perangkat ini. Salah satu catatan terbesarnya ada pada sektor kamera, yang dinilai agak kurang mengesankan untuk ukuran ponsel sekelas Ultra.
Selain itu, bodinya yang ramping membuat peningkatan kapasitas baterai tidak terlalu besar dibanding pendahulunya. Dalam penggunaan harian biasa, selisih performa dengan model yang lebih murah juga belum tentu terasa jelas.
Alternatif yang membuat posisinya makin spesifik
Selama Prime Day, Galaxy S26 versi dasar juga turun menjadi $669.99. Di sisi lain, Google Pixel 10 ikut didiskon ke $684, sehingga pilihan di kelas harga yang lebih rendah menjadi cukup kuat.
Keberadaan dua opsi itu membuat Galaxy S26 Ultra terasa semakin khusus targetnya. Perangkat ini paling masuk akal untuk pembeli yang sejak awal memang mengejar model tertinggi, bukan sekadar mencari ponsel bagus dengan harga serendah mungkin.
Bagi sebagian konsumen, penawaran dari operator seluler juga bisa menjadi alternatif yang lebih menarik. Karena itu, promo Amazon belum tentu menjadi jalan paling murah dalam semua skenario pembelian.
Namun bagi mereka yang sudah menunggu penurunan harga Galaxy S26 Ultra sejak lama, level $919.99 adalah titik yang jauh lebih manusiawi untuk mulai mempertimbangkan pembelian. Diskonnya memang besar, tetapi nilai terbaiknya tetap hanya terasa kuat pada kelompok pembeli yang memang ingin perangkat Ultra dari Samsung.
Source: www.androidcentral.com






