4 Fitur AI Galaxy Watch 9 Bisa Membaca Sinyal Tubuh Sebelum Anda Berolahraga

Author: Redaksi Android62

Galaxy Watch 9 membawa pendekatan pemantauan kesehatan yang lebih preventif melalui empat fitur berbasis Galaxy AI. Perangkat ini dapat memberi peringatan ketika data tubuh pengguna menyimpang dari pola normal pribadi sebelum aktivitas dimulai.

Fitur yang menjadi pusat pendekatan tersebut adalah Vitals, yang memerlukan sekitar tujuh malam pemakaian untuk membentuk data dasar pengguna. Setelah itu, sistem membandingkan kondisi terbaru dengan pola biometrik personal dan dapat menyarankan pengguna beristirahat atau menurunkan intensitas latihan.

Peringatan dari lima indikator tubuh

Vitals memantau detak jantung, variabilitas detak jantung atau HRV, oksigen darah, suhu kulit, serta laju pernapasan. Penyimpangan yang dianggap signifikan akan diolah menjadi wawasan dan rekomendasi untuk pengelolaan kondisi sehari-hari.

Sharanya Desai dari Digital Health Samsung menyatakan fitur tersebut menggunakan biometrik utama untuk mengenali anomali penting. Namun, informasi kesehatan dari jam tangan ini bukan diagnosis medis dan tidak dimaksudkan untuk menggantikan pemeriksaan dokter.

Fitur Fokus Pemantauan Hasil untuk Pengguna
Vitals Perubahan biometrik dari data dasar Peringatan dini sebelum aktivitas
Heart Health Score Kondisi jantung secara umum Skor dan rekomendasi personal
Daily Cardio Load Beban latihan harian Penilaian optimal, ringan, atau berlebihan
Fitness Index Kebugaran tubuh menyeluruh Skor dan arahan latihan

Heart Health Score merangkum BMI, rata-rata durasi tidur selama sepekan, aktivitas fisik tujuh hari, vascular load saat tidur, serta data dasar pengguna. Hasilnya menempatkan kondisi jantung dalam kategori dari rendah, normal, hingga sangat baik.

Untuk pengguna yang rutin berlari atau berolahraga, Daily Cardio Load menghitung intensitas latihan, beban maksimum, detak jantung waktu nyata, dan progres aktivitas hari itu. Jam kemudian menilai apakah beban latihan berada di zona optimal, terlalu ringan, atau sudah berlebihan.

Samsung menyebut data Daily Cardio Load akan lebih optimal setelah perangkat digunakan selama seminggu atau 20 hari berturut-turut. Sementara Fitness Index menggabungkan VO2max, detak jantung, jumlah langkah, dan durasi aktivitas harian untuk membentuk gambaran kebugaran.

Performa baru dan layar hingga 3.000 nits

Galaxy Watch 9 menjadi smartwatch Samsung pertama yang memakai Snapdragon Wear Elite dari Qualcomm, chip yang juga digunakan Galaxy Watch Ultra 2. Chip ini menggantikan Exynos W1000 berbasis 3 nm pada Galaxy Watch 8.

Samsung menyatakan perubahan chip tersebut meningkatkan kecepatan, efisiensi daya, kelancaran antarmuka, dan kemampuan grafis untuk aplikasi serta animasi yang lebih kompleks. Jam ini tetap memakai bodi kotak dengan sudut membulat dan layar lingkaran di bagian tengah.

Model baru ini disebut sekitar 17 persen lebih ringan dibandingkan Galaxy Watch 8 ukuran 40 mm. Galaxy Watch 9 tersedia dalam pilihan diameter 40 mm dan 44 mm, dengan panel Super AMOLED berbrightness puncak hingga 3.000 nits.

Varian 40 mm memakai baterai 390 mAh, meningkat sekitar 20 persen dari kapasitas 325 mAh pada Galaxy Watch 8 40 mm. Samsung belum mengungkap kapasitas baterai model 44 mm maupun perkiraan daya tahan penggunaan normalnya.

Pemesanan di Indonesia

Galaxy Watch 9 diperkenalkan pada Galaxy Unpacked di London, Inggris, Rabu 22 Juli 2026, bersama Galaxy Watch Ultra 2 dan seri Galaxy Z Fold 8 serta Galaxy Z Flip 8. Jam ini juga menghadirkan Raise to Talk untuk mengakses Google Gemini dengan mengangkat pergelangan tangan dan berbicara.

Varian Harga Promo Pre-order
Galaxy Watch 9 40 mm Rp 5.999.000 Metal band dan Strava 60 hari
Galaxy Watch 9 44 mm Rp 6.499.000 Metal band dan Strava 60 hari

Menurut tekno.kompas.com, periode pemesanan di Indonesia berlangsung dari 22 Juli 2026 pukul 20.00 WIB hingga 13 Agustus 2026. Samsung menawarkan diskon tukar tambah hingga Rp 6,1 juta dan cashback hingga Rp 2,8 juta untuk pembelian bersama Galaxy Z Fold 8 series.

<<>>

Berita Terbaru