Galaxy Watch Ultra 2 dikabarkan membawa layar OLED dengan kecerahan puncak hingga 5.000 nits, angka yang berpotensi meningkatkan keterbacaan saat berada di bawah matahari terik. Bocoran ini juga menyebut baterai 800mAh dan perlindungan IP69K, sehingga perangkat tersebut diarahkan untuk aktivitas luar ruang yang lebih berat.
Seluruh informasi mengenai jam tangan ini masih berupa bocoran dan belum dikonfirmasi Samsung. Evan Blass atau @evleaks membagikan detail tersebut melalui Substack miliknya, sebagaimana dikutip gadget.viva.co.id.
Layar Lebih Terang untuk Penggunaan di Luar Ruangan
Kecerahan 5.000 nits akan menjadi peningkatan besar dibandingkan 3.000 nits pada Galaxy Watch Ultra generasi pertama yang dirilis pada 2024. Selisihnya sekitar 66 persen, yang dapat membantu pengguna membaca data latihan, peta, atau notifikasi ketika cahaya sekitar sangat kuat.
Peningkatan ini relevan bagi pesepeda, pendaki, dan atlet yang sering memantau layar saat bergerak di area terbuka. Namun, belum ada detail resmi mengenai ukuran, resolusi, maupun pengaturan kecerahan layar pada model baru tersebut.
| Aspek | Galaxy Watch Ultra (2024) | Galaxy Watch Ultra 2 |
|---|---|---|
| Rating ketahanan | IP68 | IP69K |
| Kecerahan puncak layar | 3.000 nits | 5.000 nits |
| Kapasitas baterai | — | 800mAh |
Perlindungan IP69K Menjadi Sorotan
Rating IP69K disebut menjadi salah satu perubahan paling penting karena dirancang untuk menghadapi debu ekstrem, semburan air bertekanan tinggi, dan uap panas. Peningkatan dari IP68 menempatkan Galaxy Watch Ultra 2 pada tingkat perlindungan yang lebih tinggi untuk kondisi penggunaan yang menuntut.
Perangkat ini tetap dikabarkan memakai bodi titanium dengan bentuk squircle yang menjadi identitas lini Ultra. Material tersebut ditujukan untuk mempertahankan daya tahan sekaligus menjaga bobot perangkat tetap ringan.
Bocoran yang beredar turut menyebut ketebalan bodi berkurang 12 persen dibandingkan generasi pertama. Perubahan itu dapat menjawab keluhan sebagian pengguna yang menganggap model sebelumnya cukup tebal dan berat untuk dipakai sepanjang hari.
Baterai Besar dan Chip Wearable Baru
Galaxy Watch Ultra 2 disebut menggunakan Snapdragon Wear Elite, chip wearable kelas atas dari Qualcomm. Chip tersebut dikabarkan menawarkan efisiensi daya lebih baik, respons antarmuka lebih cepat, serta dukungan AI yang diproses langsung di perangkat.
Kapasitas baterai 800mAh disebut sekitar 35 persen lebih besar dibandingkan Galaxy Watch Ultra sebelumnya. Kombinasi baterai lebih besar dan chip yang lebih hemat daya berpotensi mendukung penggunaan beberapa hari, termasuk saat GPS dan sensor aktif secara berkelanjutan.
Durasi pemakaian nyata belum dapat dipastikan karena belum ada rincian pengujian untuk skenario tertentu. Ketahanan baterai akan bergantung pada penggunaan layar, GPS, sensor kesehatan, serta fitur lain yang diaktifkan pengguna.
Tombol Cepat untuk Latihan dan Navigasi
Gambar bocoran memperlihatkan tiga tombol fisik di sisi kanan bodi, termasuk Quick Button di bagian tengah yang dapat diprogram. Tombol itu disebut dapat digunakan untuk memulai latihan, membuka navigasi, atau mengakses panggilan darurat dengan lebih cepat.
Dukungan pelacakan bersepeda juga tampak dalam bocoran, dengan metrik seperti kecepatan, elevasi, dan cadence. Fokus tersebut memperkuat posisi Galaxy Watch Ultra 2 sebagai smartwatch premium bagi pengguna yang serius memantau aktivitas olahraga.
Perangkat ini disebut direncanakan meluncur pada 22 Juli 2026. Jika detail tersebut akurat, Galaxy Watch Ultra 2 akan bersaing dengan Apple Watch Ultra 2 serta lini Garmin Fenix dan Epix di segmen jam tangan petualangan.







