Samsung memberi sinyal paling jelas bahwa Galaxy Z Fold 8 akan hadir dengan bentuk yang berbeda dari generasi sebelumnya. Lewat cuplikan video di akun Instagram resmi Samsung Mobile pada Rabu, 1 Juli 2026, perusahaan memperlihatkan arah desain baru yang tampak lebih ergonomis untuk ponsel lipat premiumnya.
Perubahan paling menonjol ada pada bodinya yang disebut akan dibuat lebih lebar dan lebih pendek. Langkah ini menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya mengejar pembaruan spesifikasi, tetapi juga mencoba membenahi pengalaman pakai yang selama ini dianggap kurang praktis pada model sebelumnya.
Merespons Keluhan Soal Dimensi Fold 7
Perubahan rasio aspek itu disebut sebagai jawaban atas keluhan pengguna terhadap Galaxy Z Fold 7. Banyak pengguna menilai perangkat tersebut terlalu tinggi dan kurang nyaman digunakan dengan satu tangan.
Dengan pendekatan baru ini, Samsung tampak ingin membuat perangkat lipat kelas atasnya lebih mudah digenggam dalam aktivitas harian. Fokusnya bergeser dari sekadar layar besar menuju bentuk yang lebih praktis untuk mobilitas kerja dan penggunaan cepat.
Bobot Lebih Ringan untuk Model Entry-Level
Selain mengubah bentuk, Samsung juga memangkas bobot model entry-level foldable ini menjadi 201 gram. Angka tersebut jauh lebih ringan dibandingkan varian premium Galaxy Z Fold 8 Ultra yang diperkirakan berbobot 215 gram.
| Model | Bobot | Catatan |
|---|---|---|
| Galaxy Z Fold 8 | 201 gram | Model entry-level foldable |
| Galaxy Z Fold 8 Ultra | 215 gram | Varian premium |
Spesifikasi Layar dan Dapur Pacu yang Beredar
Meski detail final baru akan diumumkan dalam ajang Galaxy Unpacked pada 22 Juli 2026, sejumlah spesifikasi sudah lebih dulu beredar. Galaxy Z Fold 8 dikabarkan membawa layar utama 7,6 inci dengan panel Dynamic AMOLED 2X berkecepatan 120Hz.
Di bagian luar, perangkat ini disebut memiliki layar 5,5 inci. Kombinasi dua layar itu menunjukkan Samsung tetap mempertahankan format lipat khas Fold, tetapi dengan ukuran yang disesuaikan agar lebih nyaman dipakai sehari-hari.
Untuk performa, Galaxy Z Fold 8 dikabarkan mengandalkan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset tersebut dipasangkan dengan baterai 4.800 mAh untuk mendukung kebutuhan harian dan aktivitas produktif.
| Komponen | Galaxy Z Fold 8 |
|---|---|
| Layar utama | 7,6 inci, Dynamic AMOLED 2X, 120Hz |
| Layar luar | 5,5 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy |
| Baterai | 4.800 mAh |
Dirancang untuk Produktivitas dan Konten
Samsung juga menyiapkan opsi penyimpanan internal mulai dari 256GB hingga 1TB. Kapasitas itu ditujukan bagi pengguna profesional, kreator konten, hingga mahasiswa yang membutuhkan ruang besar untuk file dan aplikasi.
Di sektor kamera, varian standar Galaxy Z Fold 8 dipastikan memakai konfigurasi ganda 50MP + 50MP. Sementara itu, Galaxy Z Fold 8 Ultra dibekali kamera utama 200MP dan lensa ultra-wide 50MP.
Dengan perbedaan tersebut, Samsung tetap menempatkan Galaxy Z Fold 8 sebagai perangkat kerja serbaguna. Ponsel ini juga diproyeksikan terintegrasi penuh dengan SmartThings dan mendapat dukungan Galaxy AI untuk membantu produktivitas.
Fitur Lipat Tetap Dipertahankan
Sejumlah fitur khas lini Fold masih dipertahankan pada perangkat ini. Multi Window tetap tersedia untuk menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dalam satu layar, sehingga pekerjaan multitugas bisa lebih efisien.
Samsung DeX juga masih hadir untuk menghubungkan perangkat ke monitor eksternal dan menghadirkan pengalaman seperti komputer desktop. Dukungan S Pen digital membuat Galaxy Z Fold 8 tetap relevan bagi pengguna yang membutuhkan input presisi untuk catatan atau pekerjaan kreatif.
Dengan perubahan desain yang lebih lebar dan lebih pendek, Samsung tampaknya ingin membentuk ulang cara perangkat lipat kelas atas ini digunakan. Arah barunya menempatkan kenyamanan genggaman dan mobilitas kerja sebagai nilai utama, tanpa meninggalkan identitas Fold sebagai ponsel layar besar.
