Huawei MatePad Pro Max datang dengan ambisi yang tidak kecil. Tablet ini dibangun setebal 4,7 mm dan diposisikan sebagai perangkat kerja yang bisa mengambil peran laptop dalam banyak skenario produktivitas harian.
Di balik bodi yang nyaris tak masuk akal itu, Huawei tetap menanamkan baterai 9.760 mAh dengan pengisian cepat 66W Fast Charging. Perangkat ini juga mendukung reverse charging melalui kabel Type-C hingga 40W, sehingga bisa membantu mengisi daya smartphone saat kondisi darurat.
Layar besar tanpa distraksi
Bagian depan MatePad Pro Max memakai panel Flexible OLED 13,2 inci dengan resolusi 3.000 x 2.000 piksel. Refresh rate adaptifnya mencapai 144 Hz, membuat tampilan terasa mulus untuk kerja, navigasi, maupun menikmati konten.
Huawei juga merancang tampilannya agar sangat simetris tanpa notch. Kamera depan disembunyikan rapi di bezel yang sangat tipis, sementara lapisan matte PaperMate membantu meredam pantulan cahaya hingga mendekati 100%.
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Ketebalan | 4,7 mm |
| Layar | Flexible OLED 13,2 inci |
| Resolusi | 3.000 x 2.000 piksel |
| Refresh rate | Adaptif hingga 144 Hz |
| Baterai | 9.760 mAh |
| Pengisian cepat | 66W Fast Charging |
Input dibuat lebih responsif
Untuk penulisan dan navigasi, Huawei mengandalkan teknologi Nearlink pada M-Pencil Pro dan keyboard case bawaan. Teknologi nirkabel ini diklaim menawarkan latensi jauh lebih rendah dibanding Bluetooth konvensional.
Saat dipakai di aplikasi ilustrasi profesional Go Paint, coretan disebut terasa instan dan responsif tanpa efek ghosting. Stylus ini juga mendukung haptic feedback saat ditekan untuk memicu menu pintasan, sehingga alur kerja terasa lebih cepat.
Disiapkan untuk rapat dan kerja jarak jauh
Di sisi depan, tablet ini dibekali kamera 12 MP yang mampu merekam video hingga 4K 60 FPS. Mikrofon internalnya dirancang untuk menangkap suara dengan jernih, sehingga cocok untuk rapat daring dan kebutuhan remote working.
Huawei juga memasang enam speaker di dalam bodi tipis tersebut. Karakter suaranya disebut sedikit lebih flat dibanding generasi sebelumnya karena keterbatasan ruang, tetapi output audio tetap lantang, jernih, dan berimbang di kelas tablet premium.
Pendinginan diatur ulang agar tetap nyaman
Menjaga perangkat setipis ini tetap dingin bukan hal sederhana. Huawei memindahkan posisi prosesor ke bagian tengah tablet agar penyebaran suhu lebih merata dan area yang sering disentuh tangan tetap terasa adem.
Langkah itu menunjukkan bahwa desain ekstrem tidak hanya mengejar tampilan. Perusahaan juga berusaha menjaga kenyamanan pemakaian saat tablet dipakai untuk tugas berat dalam durasi panjang.
Ekosistem aplikasi semakin terbuka
Dari sisi perangkat lunak, Huawei menyebut ekosistem MatePad Pro Max sudah semakin ramah bagi pengguna. Meski berbasis AppGallery, perangkat ini dapat menjalankan aplikasi penting seperti YouTube, Gmail, Google Drive, Google Maps, hingga Gemini dengan lancar.
Paket penjualannya ikut memperkuat posisinya sebagai perangkat kerja. Huawei menyertakan keyboard case magnetik, dan selama masa peluncuran ada bonus stylus yang membuat tablet ultra-portabel ini semakin menarik bagi pengguna yang ingin menggantikan laptop konvensional.
